• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ekspor CPO Diproyeksi Susut 4 Juta Ton di 2027, GAPKI Peringatkan Efek Domino ke Subsidi Biodiesel

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
9 Oktober 2026
Dana PSR di Riau Naik Jadi Rp60 Juta per Hektare, Ini Aturannya

Tendan Buah Segar (TBS) kelapa sawit | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry Fadly

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Ekspor crude palm oil (CPO) Indonesia berisiko menyusut hingga 3–4 juta ton pada 2027 akibat lonjakan kebutuhan sawit domestik untuk biodiesel yang diprediksi menembus 17 juta ton—sementara produksi relatif stagnan. 

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memperingatkan bahwa tekanan ini tidak hanya berdampak pada volume ekspor, tetapi juga mengancam pendanaan subsidi biodiesel yang selama ini bersumber dari pungutan ekspor.

Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sarjono menyampaikan proyeksi tersebut dalam acara BIG Downstream Insights 2026 di Jakarta, Selasa 5 Oktober 2026. Ia merinci tren peningkatan konsumsi CPO untuk biodiesel yang tumbuh cepat dalam tiga tahun terakhir. 

“Kalau tahun kemarin sekitar 12,4 juta ton, tahun 2026 kurang lebih akan mencapai 14 juta ton lebih, kemudian 2027 kemungkinan akan mencapai 17 juta ton CPO,” ujar Mukti.

Tekanan semakin berat karena produksi sawit Indonesia dalam lima tahun terakhir bergerak relatif stagnan di kisaran 51–56 juta ton. 

Sementara kebutuhan domestik—untuk pangan, oleokimia, dan bahan bakar nabati—terus meningkat dari tahun ke tahun, ruang yang tersedia untuk ekspor pun kian menyempit.

“Kita sekarang terus terang volumenya menurun, jadi kemungkinan tahun 2027 kita akan ada penurunan ekspor atau produksi yang bisa kita ekspor menurun sekitar 3–4 juta ton,” terang Mukti.

Yang membuat persoalan ini lebih kompleks adalah keterkaitan langsung antara volume ekspor dan sumber pembiayaan subsidi biodiesel. Berbeda dengan banyak subsidi lain yang ditanggung APBN, subsidi biodiesel di Indonesia didanai dari pungutan ekspor sawit. 

Jika ekspor menyusut, penerimaan dari pungutan tersebut otomatis berkurang. “Subsidi biodiesel itu bukan berasal dari APBN, itu berasal dari pungutan ekspor. Jadi kalau ekspornya itu turun, ya pungutan ekspornya mesti pendapatannya akan turun,” kata Mukti.

Situasi itu mendorong GAPKI mendorong evaluasi mendasar atas kebijakan biofuel yang berlaku saat ini. Menurut Mukti, kebijakan yang lebih dinamis dan responsif terhadap pergerakan harga pasar menjadi kebutuhan mendesak.

“Kita dari pandangan GAPKI melihat bahwa mungkin akan lebih baik kalau kita menjadi pertimbangan untuk menerapkan kebijakan biofuel itu lebih fleksibel,” katanya.

Konsep fleksibilitas yang dimaksud merujuk pada model Brasil—kebijakan energi yang menyesuaikan alokasi sawit dengan sinyal harga pasar secara dinamis.

“Pada saat harga minyak nabati atau harga minyak bumi itu sangat tinggi, mungkin subsidi. Tapi pada saat minyak sawitnya itu yang tinggi, ya kita ekspor lah itu. Jadi ini mirip-mirip kebijakan energi yang diterapkan oleh Brasil,” jelas Mukti.

Untuk jangka panjang, GAPKI mengajukan dua solusi struktural. Pertama, akselerasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) guna mendongkrak produktivitas perkebunan yang selama ini stagnan, khususnya di kebun milik petani kecil.

Kedua, pembangunan kawasan khusus atau dedicated area yang secara eksklusif dikembangkan untuk menyuplai kebutuhan energi—dipisah dari pasokan pangan dan ekspor.

Mukti menyebut konsep dedicated area itu sudah mulai dirintis di Papua. “Kami mengusulkan kalau pemerintah bisa membuat dedicated area. Jadi pengembangan tanaman kelapa sawit yang khusus didedikasikan untuk energi. Terus yang melakukan tentunya pemerintah dan saya pikir juga sudah mulai di Papua,” ujarnya.

Jika berhasil diimplementasikan, ia optimistis ketiga kebutuhan—energi, pangan, dan ekspor—dapat terpenuhi tanpa saling menggerus. “Kalau ini berhasil, saya kira itu tidak akan mengganggu lagi kebutuhan untuk pangan atau untuk ekspor. Jadi semuanya akan berjalan smooth,” pungkas Mukti.

Tags: BIG Downstream Insights 2026biodieselCpo Indonesiaekspor cpogapkiKebijakan BiofuelMinyak sawitMukti SarjonoPungutan eksporsawitSubsidi Biodiesel
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga CPO Diprediksi Naik Minggu Depan, Konflik AS-Iran Jadi Pendorong Utama
Ekonomi

Biodiesel dan El Niño Bakal Topang Harga CPO hingga 2027

...

Read moreDetails
Harga CPO Tertekan Akibat Produksi Melimpag dan Ekspor Lesu, Kontrak Berjangka Rontok

Harga CPO Tertekan Stok Malaysia 3,51 Juta Ton

Program Prabowo yang Satu Ini Ancam Ekspor Minyak Sawit Indonesia pada 2027

Program Prabowo yang Satu Ini Ancam Ekspor Minyak Sawit Indonesia pada 2027

Harga CPO Ditutup Melemah, Tertekan Lonjakan Stok dan Pasar Minyak Nabati

Harga CPO Ditutup Melemah, Tertekan Lonjakan Stok dan Pasar Minyak Nabati

Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini

Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Next Post
Spesifikasi Honda XRE Sahara 300 2027, Motor Adventure Mirip Africa Twin

Spesifikasi Honda XRE Sahara 300 2027, Motor Adventure Mirip Africa Twin

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.