• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
27 September 2026
PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

PT Jamkrindo (Persero) dan holding Indonesia Financial Group (IFG) berkolaborasi menyelenggarakan Ruang Resonansi IFG Group 2026 di Gedung IFG Life Asia Afrika, Bandung, Sabtu (26/9/2026), menghadirkan pengalaman menghidupkan budaya melalui praktik angklung. Dari kiri, Wakil Jaksa Agung RI Prof. Dr. Asep N. Mulyana, S.H., M.Hum., Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM M. Riza Damanik, Direktur SDM dan Hukum IFG Rizal Ariansyah, dan Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari.

132
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Indonesia Financial Group (IFG) bersama PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo memperkuat kolaborasi dalam mendorong pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif melalui kegiatan Ruang Resonansi IFG Group 2026 dengan tema “Menghidupkan Budaya untuk Melahirkan Karya”. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung IFG Life Asia Afrika, Bandung, Sabtu (26/9/2026).

Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Prof. Dr. Asep N. Mulyana, S.H., M.Hum. mengapresiasi penyelenggaraan Ruang Resonansi IFG Group 2026 yang menjadi ruang untuk mempertemukan warisan budaya, generasi muda, seniman, komunitas, UMKM, dan dunia usaha.

Menurutnya, tema yang diusung mengajak masyarakat untuk memandang warisan bangsa bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sebagai sumber gagasan yang dapat terus dikembangkan di masa kini.

“Saya mengapresiasi ruang bagi UMKM dalam kegiatan ini. Di balik sebuah produk terdapat kerja dan pengetahuan keluarga serta komunitas. Ketika masyarakat mengenal pembuatnya dan menghargai kualitasnya, pelestarian budaya ikut memberi manfaat ekonomi,” ujar Asep dalam sambuatannya.

Asep juga menyampaikan tiga pesan penting bagi generasi muda, yakni mengenali akar budaya sebagai sumber identitas dan inspirasi berkarya, memastikan kebebasan berkarya berjalan bersama tanggung jawab dengan tetap menghargai karya dan pelaku budaya, serta membangun kolaborasi antara seniman, komunitas, UMKM, dunia usaha, dan generasi muda.

Ia juga mengajak IFG Group, Jamkrindo, dan seluruh mitra untuk terus membuka akses bagi masyarakat agar dapat mengenal bangunan bersejarah sekaligus memberikan kesempatan nyata kepada talenta dan pelaku UMKM lokal.

“Warisan budaya akan terus hidup melalui perhatian dan tindakan kita. Mari jadikan Ruang Resonansi sebagai tempat untuk mendengar cerita, membangun kerja sama, dan melahirkan karya yang berakar pada identitas bangsa,” kata Asep.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM M. Riza Damanik menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendampingan dan pemberdayaan UMKM agar semakin mampu mengembangkan usaha serta meningkatkan kapasitas dan daya saing.

Sementara itu, Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 5 OJK Arieck Priyatna menilai kegiatan tersebut turut berperan dalam memperkuat literasi keuangan bagi pelaku UMKM. Penguatan literasi keuangan dinilai penting agar UMKM semakin memahami pengelolaan keuangan, akses pembiayaan, serta mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat untuk mendukung keberlanjutan usaha.

Direktur SDM dan Hukum IFG Rizal Ariansyah mengatakan budaya memiliki peran penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif karena dapat menjadi sumber inspirasi yang melahirkan berbagai karya dan peluang usaha.

“Budaya bukan hanya warisan yang perlu kita jaga, tetapi juga sumber inspirasi yang dapat melahirkan kreativitas dan membuka peluang ekonomi. Karena itu, melalui Ruang Resonansi, IFG ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan nilai budaya, kreativitas, dan pemberdayaan UMKM sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Rizal.

Menurut Rizal, kolaborasi dalam ekosistem IFG menjadi penting untuk memastikan potensi ekonomi yang lahir dari kekayaan budaya dapat terus berkembang. Dukungan terhadap UMKM dan pelaku ekonomi kreatif tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan, tetapi juga mencakup penguatan ekosistem agar pelaku usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Ketika budaya mampu diterjemahkan menjadi karya dan produk bernilai ekonomi, maka kita tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menciptakan peluang bagi masyarakat untuk tumbuh. Di sinilah pentingnya sinergi antar-entitas dalam ekosistem IFG,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengatakan budaya dan UMKM memiliki hubungan yang erat. Banyak kekayaan budaya Indonesia yang terus hidup melalui aktivitas para pelaku UMKM, mulai dari kerajinan, kuliner, seni, musik hingga berbagai produk kreatif lokal.

“Budaya dapat menjadi sumber inspirasi, kreativitas, dan pertumbuhan bagi UMKM. Karena itu, pelestarian budaya dan pengembangan UMKM seharusnya berjalan bersama,” ujar Abdul Bari.

Abdul Bari mengatakan, Jamkrindo mengambil peran dalam ekosistem tersebut melalui bisnis penjaminan dengan membantu memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, termasuk pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif, seni, dan budaya.

“Sebagai perusahaan penjaminan, kami berkomitmen untuk membantu memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, termasuk pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif, seni, dan budaya. Penjaminan membuka kesempatan agar UMKM dapat tumbuh, naik kelas, dan memberikan dampak yang lebih luas,” kata Abdul Bari.

Ia menilai sinergi dalam ekosistem IFG dapat memperkuat upaya tersebut sehingga UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan membawa karya serta kekayaan budaya Indonesia ke ruang yang lebih luas.

Kegiatan Ruang Resonansi IFG Group 2026 juga memiliki makna tersendiri karena dilaksanakan di Gedung IFG Life Asia Afrika yang merupakan aset bersejarah. Pemanfaatan ruang tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kembali nilai sejarah dan budaya dalam kehidupan masyarakat sekaligus menciptakan nilai baru.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat Ikhwan Mulyawan, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung Dr. Abun Hasbulloh Syambas, S.H., M.H., Komisaris Independen IFG Dr. Undang Mugopal, S.H., M.Hum., Komisaris Utama Askrindo Renny Octavianus Rorong, Direktur Keuangan Askrindo Leonardo Henry Gavaza, Direktur Bisnis IFG Life Eli Wijanti, serta Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko IFG Life Rimhalsyah.

Dari Jamkrindo hadir Komisaris Ari Wahyuni dan Muhammad Aras, Direktur Manajemen SDM, Umum, dan Manajemen Risiko Ivan Soeparno, Direktur Keuangan dan Investasi Alia Nur Fitri, Direktur Bisnis Penjaminan Ardhi Setyarko, serta Direktur Operasional dan Jaringan Sigit Tjahjo Prabowo. Hadir pula Dewan Pakar Gekrafs Jabar sekaligus Founder Jabar Network Derry Ariyandi dan Komisaris Utama Nasional ReToto Pranoto.

Melalui Ruang Resonansi IFG Group 2026, IFG dan Jamkrindo mendorong kolaborasi yang mempertemukan pelestarian budaya, pengembangan ekonomi kreatif, dan pemberdayaan UMKM. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang yang lebih luas bagi lahirnya karya sekaligus memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian masyarakat.***

Tags: budayaIFGJamkrindoPT Jaminan Kredit IndonesiaUMKM Naik Kelas
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa
Lifestyle

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

...

Read moreDetails
Plt Gubri Singgung soal Pencemaran Sungai Kuantan saat Iven Pacu Jalur Kuansing

Plt Gubri Singgung soal Pencemaran Sungai Kuantan saat Iven Pacu Jalur Kuansing

Pacu Jalur Kuansing 2026 Resmi Buka, 204 Jalur akan Bertanding, Ini Pesan Plt Gubri

Pacu Jalur Kuansing 2026 Resmi Buka, 204 Jalur akan Bertanding, Ini Pesan Plt Gubri

Dibuka 19 Agustus 2026, Ini Sejarah Singkat Pacu Jalur Kuansing

Dibuka 19 Agustus 2026, Ini Sejarah Singkat Pacu Jalur Kuansing

Rasisme Muslim di Jerman Melonjak, 4.096 Insiden Anti-Islam Tercatat pada 2025

Rasisme Muslim di Jerman Melonjak, 4.096 Insiden Anti-Islam Tercatat pada 2025

Artists–Art Fair Pekanbaru Hadirkan Revolusi Pasar Seni Berbasis Seniman

Artists–Art Fair Pekanbaru Resmi Dibuka, Pamerkan 129 Karya dalam 11 Bilik

Next Post
Inilah 4 Tempat Wisata di Bali yang Mengagumkan

Inilah 4 Tempat Wisata di Bali yang Mengagumkan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.