• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Karhutla Pematang Pudu Capai 81 Hektare, Manggala Agni Fokus Pendinginan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Juli 2026
Karhutla Pematang Pudu Capai 81 Hektare, Manggala Agni Fokus Pendinginan

Foto: Dok. Manggala Agni

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, meluas hingga 81 hektare berdasarkan pantauan drone pada Minggu, 19 Juli 2026. Operasi pemadaman memasuki hari keenam pada Senin, 20 Juli 2026, dengan fokus pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengungkapkan bahwa empat regu Manggala Agni diterjunkan kembali untuk menuntaskan operasi. Karakteristik lahan gambut membuat proses pemadaman jauh lebih sulit dibandingkan kebakaran di lahan mineral.

“Di beberapa titik di Pematang Pudu, sumber air yang tersedia hanya berasal dari kanal-kanal cacing yang debitnya mulai surut. Sebelum digunakan, anggota harus membersihkan lumpur terlebih dahulu agar air bisa dipompa untuk mendukung operasi pemadaman,” ujar Ferdian.

Debit air di kanal-kanal kecil kian menipis seiring masuknya musim kemarau. Petugas harus bekerja ekstra membersihkan lumpur sebelum air dapat dialirkan ke titik-titik kebakaran.

Meski api aktif telah berhasil dipadamkan, asap tipis masih terlihat keluar dari sejumlah titik lahan gambut. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah selama berhari-hari jika tidak disiram secara menyeluruh.

“Prinsip kami, penanganan tidak berhenti sampai benar-benar tuntas. Api aktif memang sudah padam, tetapi selama masih ada asap berarti masih ada potensi bara di bawah permukaan gambut yang harus dipadamkan,” kata Ferdian.

Proses pendinginan terus dilakukan dengan menyiram air hingga lapisan gambut benar-benar basah. Pantauan drone menunjukkan kepulan asap masih terlihat di beberapa bagian sehingga operasi pemadaman kembali dilanjutkan.

“Kami akan terus bertahan di lokasi sampai dipastikan tidak ada lagi asap maupun bara yang tersisa. Keselamatan kawasan dan mencegah kebakaran kembali menyala menjadi prioritas utama kami,” tegas Ferdian.

Lokasi ini menjadi salah satu titik karhutla terbesar yang ditangani di Riau selama Juli 2026. Operasi pemadaman masih berlangsung dengan dukungan berbagai pihak hingga seluruh titik api benar-benar padam.

Tags: lingkunganRegional
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan
Berita Pilihan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Next Post
Wisata Pekanbaru Alam Mayang, Destinasi Unggulan dengan Harga Tiket Terjangkau

Wisata Pekanbaru Alam Mayang, Destinasi Unggulan dengan Harga Tiket Terjangkau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.