BERTUAHPOS — Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan memberlakukan sistem tiket elektronik atau e-tiketing pada layanan penyeberangan kapal RoRo. Kebijakan ini sekaligus mengakhiri penggunaan tiket manual yang selama ini diterapkan di pelabuhan penyeberangan Bengkalis.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, mengatakan digitalisasi tiket merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi yang lebih cepat, tertib, dan transparan.
Menurutnya, proses implementasi sistem e-tiketing saat ini telah memasuki fase penting. Pemerintah daerah telah menetapkan mitra penyedia layanan yang akan mengelola infrastruktur digital penyeberangan RoRo di Bengkalis.
“Vendor penyedia layanan sudah ditetapkan. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan DPRD Bengkalis untuk penyelarasan regulasi sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama,” ujar Ardiansyah, Selasa.
Ia menargetkan seluruh proses administrasi dan penandatanganan PKS dapat diselesaikan dalam waktu dua pekan. Setelah itu, dokumen kerja sama akan diajukan untuk ditandatangani oleh Kasmarni selaku Bupati Bengkalis.
Usai payung hukum kerja sama rampung, Dishub Bengkalis akan langsung memulai uji coba teknis di lapangan. Tahapan pelaksanaan meliputi soft opening sistem hingga peluncuran resmi atau grand opening layanan tiket elektronik RoRo.
Pada tahap awal operasional, sistem e-tiketing akan menggunakan metode pemindaian barcode. Penumpang dan pengendara yang telah membeli tiket, baik secara daring maupun luring, cukup memindai kode tiket pada pintu otomatis yang tersedia di area buffer zone pelabuhan.
“Automatic gate akan memvalidasi data kendaraan dan penumpang secara langsung. Petugas tetap kami siagakan untuk memberikan edukasi agar masyarakat terbiasa dengan sistem digital,” jelas Ardiansyah.
Penerapan tiket elektronik ini ditargetkan berjalan optimal sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pemkab Bengkalis berharap sistem tersebut mampu mengurangi antrean panjang dan kemacetan yang kerap terjadi saat arus mudik dan balik lebaran.
Dari sisi operasional, Dishub Bengkalis saat ini mengoperasikan lima unit kapal RoRo secara reguler. Namun demikian, pemerintah daerah membuka peluang penambahan armada jika terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan pada periode libur panjang.
Pemkab Bengkalis menilai e-tiketing RoRo sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan penyeberangan, sekaligus memperkuat akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan transportasi laut di wilayah tersebut.***









