• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pembeli Risau dengan Fluktuatif Harga Cabai dan Bawang, ini loh Penyebabnya!

Tim Redaksi by Tim Redaksi
14 April 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Komoditas kebutuhan pangan seperti cabe dan bawang termasuk yang paling rentan mengalami fluktuasi harga. Kondisi ini sering kali membuat masyarakat selaku pembeli kebingungan dalam menentukan pengeluaran belanja harian.
 
Seperti yang diutarakan Mirna, seorang ibu rumah tangga yang merasa kebingungan dalam mengatur pengeluaran harian. “Jelas bingunglah, kemarin tetangga saya beli cabe merah harganya Rp 12 ribu perkilonya jelang satu hari, harga cabe naik jadi Rp 19 ribu perkilo. Walaupun ini sudah sering terjadi, tapi kalo begini kan susah ngatur pengeluaran, bagi kami ibu rumah tangga” ujarnya pada bertuahpos.com Selasa, (14/4/2015).
 
Hal senada juga diungkapkan para pedagang. Salah satunya Nur, pedagang eceran bawang dan cabe di Pasar Cik Puan, Pekanbaru. “Kami sebagai pedagang juga bingung, karena dari agennya sudah seperti itu. Contohnya harga bawang merah ini, masih naik di harga Rp 28 ribu sampai Rp 30 ribu per kilonya. Alasanya beragam, Kadang dari agen bilang jalan longsor, putus bahkan tadi malam mobil bawang ditilang polisi itu lah kendalanya yang buat jadi naik-turun,” ungkapnya.
 
Ismail, pedagang sayur ini menambahkan, “Kalau bawang dan cabe itu memang kita lebih bergantung pada daerah Medan dan Jawa. Yang Bukit Tinggi hanya 25 Persen saja, jadi kalau di daerah sana terjadi bencana alam, otomatis disini juga kena imbasnya,” bebernya. (nova)
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Soal KB, Belum Ada Daerah yang Bisa Dicontoh

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.