• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Soal KB, Belum Ada Daerah yang Bisa Dicontoh

Tim Redaksi by Tim Redaksi
14 April 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pemprov Riau mengaku bahwa persoalan pertumbuhan penduduk dan jumlah angka kematian ibu cukup tinggi di Riau.

Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman mengaku bingung daerah mana yang perlu dicontoh dalam hal pengendalian jumlah penduduk dan menekan angka kematian ibu.

“Saya tak tau provinsi mana yang bagus dicontoh untuk saat ini. Kalau tidak kita kerahkan bersama-sama negara akan kewalahan menghadapi ini,” katanya.

Dia menjelaskan selama ini Pemprov Riau masih fokus bangun sektor ekonomi. Namun demikian bahwa perhatian untuk menjaga pertumbuhan penduduk dan menekan angka kematian ibu juga tidak boleh dilupakan.

“Tak ada gunanya ekonomi tumbuh tapi infrastuktur tidak tersedia pertumbuhan penduduk tidak dikendalikan. Kan susah itu,” tambahnya.

Dia menambahkan bahwa menekan angka pertumbuhan penduduk sangat penting untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik. Kemandirian suatu daerah juga ditentukan oleh jumlah penduduk. Sementara kalau pertumbuhan penduduk dan infrastruktur baik tapi SDM lemah, akan membuat daerah menjadi terbeban.

“Contohnya masalah pembangunan keluarga. kalau kita melihat angka kemtian ibu mencapai 302 jiwa per 100 ribu, ini melebih target nasional dan internasional,” tambahnya.

Menurut Andi, BKKBN pusat dirasa perlu untuk mensosialisasikan kembali program Keluarga Berencana. Sebab peran pemerintah pusat sangat menentukan apakah program ini berjalan baik atau tidak. (melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Bupati Rohil Menerima Keluhan Warga Terkait Kelangkaan Bahan Baku Galangan Kapal

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.