• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Menghormati Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, 21 Guru Riau Diberdayakan Jadi Digital Teacherpreneur

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
27 November 2025
Menghormati Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, 21 Guru Riau Diberdayakan Jadi Digital Teacherpreneur

Agus Budiruliasari, S.Farm guru di SMK Abdurrab Pekanbaru saat melakukan live show lewat akun TikTok dalam memasarkan produknya melalui ranah digital | Foto: Dok. PHR.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Di ruang kelas, mereka adalah penentu masa depan bangsa. Namun, bertepatan dengan semangat Hari Guru Nasional 2025, kini 21 guru dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau telah bertransformasi menjadi ‘Digital Teacherpreneur’, membuktikan bahwa kecerdasan pedagogik dapat berpadu harmonis dengan naluri bisnis daring.

Inilah kisah sukses dan progres nyata Program Pemberdayaan Digital Teacherpreneur yang diinisiasi oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sejak sebulan yang lalu. Program ini dirancang bukan hanya sebagai pelatihan tambahan, melainkan sebagai strategi pemberdayaan berjenjang yang memberikan dampak langsung pada kesejahteraan pendidik. Melalui inisiatif ini, PHR secara nyata berkomitmen untuk menyejahterakan para guru, menjadikan momen Hari Guru Nasional sebagai landasan aksi nyata. 

Misalnya, Ari Lestari, S.P, senyum lebar terpancar dari wajah guru SMKN 1 Lubuk Dalam, Kabupaten Siak ini. Sambil menatap layar ponsel, beliau menginformasikan kabar gembira: telah terjadi penambahan followers signifikan di media sosial usahanya, JaeGue, produk berupa jahe bubuk hingga kunyit bubuk yang sudah ia rintis dua tahun. Peningkatan ini adalah hasil nyata dari workshop intensif PHR pada bulan Oktober lalu. 

“Sebelumnya, kami punya produk, tapi bingung cara jualnya secara digital. Sekarang, kami diajarkan membuat akun bisnis, produksi konten promosi, hingga strategi live harian. Dampaknya langsung terasa,” ujar Ari Lestari, salah satu dari 21 guru peserta terpilih.

Lalu ada Alhafisyah Syahfatul Aini, S.Pd  dari SMAN 3 Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu, yang kini aktif mengelola usahanya dengan strategi digital yang baru dipelajarinya. Kedua guru ini —dan 19 rekan mereka— kini dibekali dengan literasi digital, manajemen keuangan, hingga strategi pemasaran daring yang aplikatif.

Meskipun baru berjalan sebulan pasca-pelatihan, dampak ekonomi dari program ini sudah terukur. Berdasarkan hasil monitoring berkala PHR pada minggu pertama November, para guru peserta mencatat kenaikan pendapatan tambahan yang signifikan.

Sebagai contoh, Ibu Agus Budiruliasari dari SMK Abdurrab Pekanbaru memaparkan peningkatan keuntungan bersih usahanya yakni jenis makanan dimulai dari Rp100 ribu hingga mencapai Rp500 ribu dalam periode singkat. Demikian pula, banyak guru lainnya melaporkan kenaikan pendapatan di kisaran Rp100 ribu hingga Rp200 ribu.

Peningkatan ini didukung oleh bertumbuhnya kehadiran mereka di ranah digital. Akun media sosial usaha mereka mencatat penambahan pengikut antara 50 hingga 150 followers, hasil dari penerapan strategi posting dan live harian yang disiplin.

“Program teacherpreneur ini diharapkan dapat menggali potensi para guru dalam bidang kewirausahaan tanpa mengganggu proses belajar mengajar,” kata Manager CID PHR, Iwan Ridwan Faizal.

Dijelaskan Iwan, ini bukan sekadar pelatihan; ini adalah cara bagus dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan para guru. “Semoga bisa mendapatkan peningkatan ekonomi untuk kesejahteraan para guru. Momen hari guru nasional jadi refleksi PHR untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan di Riau,” ujarnya.

Program Digital Teacherpreneur ini dirancang untuk mencapai tiga dimensi utama yang saling terkait dalam ekosistem pendidikan Riau, yakni peningkatan kapasitas profesional sehingga guru mendapatkan pemahaman pedagogik yang diperkuat dengan literasi digital yang mumpuni.

Kemudian pemberdayaan ekonomi, guru memperoleh penghasilan tambahan yang etis dan berkelanjutan, sehingga berdampak positif pada kesejahteraan pribadi dan secara tidak langsung meningkatkan mutu pembelajaran. Dari sisi penguatan komunitas, guru di samping menjadi panutan dan inspirator, juga menularkan semangat kewirausahaan digital kepada siswa dan komunitas sekolah, menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih dinamis dan produktif.

Dengan bekal digital ini, 21 guru dari berbagai kabupaten, mulai dari Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Siak, Pekanbaru, Dumai, hingga Rokan Hulu kini tidak hanya mencerdaskan generasi di kelas, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi dari rumah. Mereka membuktikan bahwa masa depan pendidikan juga sejalan dengan keberlanjutan ekonomi.***

Tags: edukasipendidikan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekonomi

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

...

Read moreDetails
Kuliah Umum UHTP Bahas Sinergi Hukum, IT hingga Kesehatan di Era Digital

Kuliah Umum UHTP Bahas Sinergi Hukum, IT hingga Kesehatan di Era Digital

Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah

Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah

Beasiswa Pemprov Riau Dibuka untuk Mahasiswa Berprestasi, Cek Selengkapnya di Sini

Beasiswa Pemprov Riau Dibuka untuk Mahasiswa Berprestasi, Cek Selengkapnya di Sini

Jepang Justru Adopsi Pendidikan Islam untuk Bentuk Karakter Anak Usia Dini

Jepang Justru Adopsi Pendidikan Islam untuk Bentuk Karakter Anak Usia Dini

Gelar Diskusi Publik, LPIP Hadirkan Para Pakar Ulas Masa Depan Pendidikan Islam dan Degradasi Moral

Gelar Diskusi Publik, LPIP Hadirkan Para Pakar Ulas Masa Depan Pendidikan Islam dan Degradasi Moral

Next Post
Gubernur Aceh Desak Pemerintah Lepaskan 250 Ton Beras Thailand yang Disita di Sabang

Gubernur Aceh Desak Pemerintah Lepaskan 250 Ton Beras Thailand yang Disita di Sabang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.