• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Plt Gubri Pastikan Belum Ada Laporan ke Pemegang Saham soal 18 Karyawan SPR Trada Dirumahkan

“Saya minta inspektorat segera turun. Apa sebabnya? Masalah keuangan katanya. Saya belum tahu soal itu karena belum ada laporan masuk."

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
27 November 2025
Ada Dugaan Intervensi dan Intimidasi, SF Hariyanto Janji Naikkan Tunjangan Kepala Sekolah se-Riau

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Plt Gubernur Riau, Sofyan Franyata Hariyanto, memastikan bahwa keputusan direksi PT SPR Trada — anak perusahaan BUMD PT SPR — yang memecat 18 dari 22 karyawannya, tanpa ada laporan ke pemegang saham.

Hal ini dibenarkan oleh Hariyanto, saat ditemui di kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis, 27 November 2025. “Belum, belum ada laporan sama sekali,” katanya. 

Hariyanto menyebut dirinya baru mengetahui informasi itu melalui pemberitaan di media massa. Oleh sebab itu, dia telah memerintahkan Inspektorat Provinsi Riau untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menelusuri penyebab dari akar persoalan yang terjadi di internal perusahaan itu.

“Saya minta inspektorat segera turun. Apa sebabnya? Masalah keuangan katanya. Saya belum tahu soal itu karena belum ada laporan masuk. Kita tunggu dulu hasil dari inspektorat baru bisa kita ambil langkah apa yang harus dilakukan terhadap SPR Trada,” ujarnya.

Pada dasarnya, dia juga menyayangkan keputusan direksi merumahkan belasan karyawannya tanpa ada koordinasi dengan pemegang saham. Oleh sebab itu, kata dia, perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh.

Pemprov Riau sebagai pemegang saham dominan, nantinya akan lebih mudah mengambil keputusan berdasarkan hasil laporan pemeriksaan tersebut. “Jika inspektorat sudah menyampaikan hasilnya, baru kami rapatkan dan ambil kesimpulan,” tambahnya.

Sementara soal penyebab utama perusahaan merumahkan karyawan karena alasan krisis finansial, Plt Gubernur Riau juga masih menunggu seluruh hasil audit yang sebelumnya telah dilakukan oleh internal. Termasuk proses audit di BPKP yang diklaim masih berproses.

“Itu semua nanti menjadi bahan evaluasi kita ke depan. Apalagi kalau sudah tidak ada duit, bagaimana perusahaan mau hidup? Tidak bisa lagi jalan,” ucapnya.

Diketahui, PT SPR Trada merumahkan sekitar belasan orang karyawannya. Hal ini diketahui berdasarkan surat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh perusahaan dan ditandatangani oleh Direktur Utama PT SPR Trada, Tata Haira.

Adapun keputusan untuk merumahkan karyawan karena alasan kondisi finansial PT SPR Trada yang defisit (merugi) sehingga menyebabkan perusahaan kekosongan kas. Tata Haira dalam surat itu menyatakan bahwa kondisi ini terjadi akibat pengelolaan anggaran yang tidak sesuai RKAP. 

“Bahwa sebagaimana diketahui, direksi periode sebelumnya telah diberhentikan secara tidak terhormat karena adanya temuan audit SPI PT SPR akibat pengelolaan keuangan secara tidak baik yang merugikan perusahaan,” bunyi poin kedua dalam surat itu, sebagaimana diterima *Bertuahpos*, Rabu, 26 November 2025.

Akibat kondisi tersebut, perusahaan mengambil keputusan untuk menunda pembayaran gaji direksi, komisaris, dan karyawan periode November 2025 hingga tersedianya kas, termasuk merumahkan sebagian besar karyawan sejak tanggal 26 November 2025 hingga batas waktu yang tidak ditentukan, hingga kondisi perusahaan membaik.

Sebagaimana diketahui, SPT Trada di bawah kepemimpinan Tata Haira masih seumur jagung. Dia ditunjuk sebagai Direktur Utama per 14 Oktober 2025 lalu, setelah polemik antara perusahaan induk dan anak perusahaan ini sempat mencuat hingga mencopot Dirut sebelumnya, Bemi Hendrias.***

Tags: bisnisBUMDriau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya
Lingkungan

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

...

Read moreDetails
Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Next Post
Menghormati Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, 21 Guru Riau Diberdayakan Jadi Digital Teacherpreneur

Menghormati Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, 21 Guru Riau Diberdayakan Jadi Digital Teacherpreneur

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.