• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sektor Kuliner Masih Jadi Primadona Bisnis Waralaba di Indonesia

Sektor kuliner tetap jadi primadona bisnis waralaba Indonesia. Survei Jakpat: 77% masyarakat pilih kuliner lokal, harga dan rasa jadi kunci.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 Oktober 2025
Sektor Kuliner Masih Jadi Primadona Bisnis Waralaba di Indonesia

Sektor Kuliner Masih Jadi Primadona Bisnis Waralaba di Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan bahwa sektor kuliner masih menjadi area minat utama dalam bisnis waralaba di Indonesia.

Per Februari 2025, tercatat 157 pemberi waralaba lokal dan 154 dari luar negeri, dengan sektor makanan dan minuman mendominasi 47,77%. Artinya, industri kuliner tetap menjadi tulang punggung pertumbuhan waralaba nasional.

Survei terbaru oleh Jakpat pada 2–7 September 2025 terhadap 995 responden muda di delapan kota besar Jawa — Bogor, Depok, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Malang, dan Surabaya — menunjukkan bahwa 77% masyarakat lebih memilih kuliner lokal saat makan di luar rumah.

Menu berat seperti mie, bakso, soto, dan sop menjadi favorit (68%), diikuti ayam geprek (58%) dan masakan daerah seperti Padang, Sunda, hingga warteg.

Camilan khas seperti dimsum, siomay, batagor, seblak, dan cilok juga populer di kisaran 50%, sementara minuman seperti kopi dan minuman kekinian menunjukkan tren modern yang tetap sejalan dengan selera tradisional.

Dalam hal preferensi, harga (60%) dan rasa (59%) masih menjadi faktor utama konsumen saat memilih tempat makan, diikuti pelayanan (44%), kebersihan (44%), dan porsi makanan (43%).

“Tantangan pelaku usaha bukan hanya menjaga harga dan rasa, tetapi juga menciptakan pengalaman makan yang bernilai,” ujar Lead Researcher Jakpat, Farida Hasna.

Sebagian besar konsumen menilai fasilitas seperti ruang dan toilet bersih sangat penting (80%). Pelajar mengutamakan tempat duduk nyaman dan colokan listrik, sedangkan pekerja fokus pada ketersediaan parkir. Aktivitas makan di luar paling banyak terjadi saat makan siang (37%) dan makan malam (41%).

Mayoritas konsumen juga antusias mencoba tempat makan baru, terutama karena harga terjangkau (64%), menu unik (49%), dan promo pembukaan (48%). Sebagian besar menunggu review positif (40%) sebelum datang, sementara 26% tertarik karena promo dan hanya 16% hadir saat grand opening.

“Eksplorasi kuliner kini bukan hanya soal ikut tren, tapi juga soal menakar pengalaman yang layak dicoba,” tambah Hasna.***

Tags: bisnisKuliner
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

KHAS Pekanbaru Hadirkan “Teman Senja”, Afternoon Tea Mulai Rp25 Ribu
Berita

KHAS Pekanbaru Hadirkan “Teman Senja”, Afternoon Tea Mulai Rp25 Ribu

...

Read moreDetails
Proses produksi oleh-oleh khas Riau keripik kulit ikan patin Melayu Crackers (Malakers) | Foto: Bertuahpos / Melba.

Kisah di Balik Kriuknya Melayu Crackers, Kulit Ikan Patin Berstranformasi Menjadi Oleh oleh Premium

Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi

Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi

VIDEO: Heppy Coffee Pekanbaru, Tempat Ngopi Multi-waktu

VIDEO: Heppy Coffee Pekanbaru, Tempat Ngopi Multi-waktu

Danantara Gabung KSSK untuk Perkuat Investasi, Fokus ke Pertumbuhan Ekonomi

Danantara Gabung KSSK untuk Perkuat Investasi, Fokus ke Pertumbuhan Ekonomi

Pemprov Riau Dorong ASN Kelola Usaha Budidaya Ayam Petelur Skala Kecil

Pemprov Riau Dorong ASN Kelola Usaha Budidaya Ayam Petelur Skala Kecil

Next Post
Indonesia Siapkan Penerapan Biodiesel B50 pada 2026, Impor Solar Diprediksi Turun Drastis

Indonesia Siapkan Penerapan Biodiesel B50 pada 2026, Impor Solar Diprediksi Turun Drastis

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.