BERTUAHPOS – Harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives diperkirakan bergerak terbatas pekan ini. Kondisi itu diperkirakan terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang lesu akibat minggu perdagangan yang lebih pendek.
Pedagang senior Interband Group of Companies, Jim Teh, memperkirakan harga CPO akan diperdagangkan pada kisaran RM3.900 hingga RM4.000 per ton.
Sementara itu, pedagang CPO David Ng menilai pasar akan bergerak dalam rentang sempit karena pelaku pasar masih mencermati katalis baru yang berpotensi mempengaruhi arah perdagangan.
“Kami memperkirakan harga akan bergerak di antara RM4.350 sampai RM4.580 per ton minggu depan,” kata David Ng.
Secara mingguan, kontrak September 2025 naik RM12 menjadi RM4.383 per ton, sedangkan kontrak Oktober 2025 turun RM4 menjadi RM4.408 per ton.
Kontrak November 2025 juga melemah RM3 menjadi RM4.445 per ton, Desember 2025 turun RM5 menjadi RM4.470 per ton, Januari 2026 terkoreksi RM8 menjadi RM4.482 per ton, dan Februari 2026 turun RM11 menjadi RM4.471 per ton.
Volume perdagangan mingguan melonjak tajam menjadi 527.663 lot dari 141.151 lot pada minggu sebelumnya. Open interest juga meningkat menjadi 263.070 kontrak dari 252.812 kontrak sebelumnya.
Untuk harga fisik, CPO September Selatan naik RM20 menjadi RM4.420 per ton.***









