BERTUAHPOS — Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih bakal segera menjadi penyalur LPG 3 kilogram (Kg) dan pupuk subsidi di berbagai daerah.
Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, mengatakan saat ini pemerintah hanya menunggu aturan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk bisa segera mengimplementasikan kebijakan tersebut.
“Gas LPG 3 kilo sebagai pangkalan dengan harga agen. Jadi semua kementerian dan lembaga terkait sudah menyiapkan regulasi untuk mendukung kegiatan Koperasi Desa,” ujar Ferry, dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu, 6 September 2025.
Selain menjadi pangkalan LPG 3 Kg, KopDes Merah Putih juga akan ditugaskan sebagai agen pupuk subsidi di tingkat pengecer. Pemerintah menilai langkah ini akan memperkuat penyaluran subsidi agar lebih tepat sasaran.
Ferry menambahkan, pekan depan satuan tugas (satgas) akan turun ke daerah untuk melakukan sosialisasi. “Kita akan mulai turun ke provinsi, kabupaten, dan kota dengan membawa buku panduan serta buku saku untuk satgas di daerah,” jelasnya.
Untuk mendukung operasional KopDes Merah Putih, pemerintah telah merilis dua aturan baru. Pertama, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman dalam Rangka Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Kedua, PMK Nomor 63 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Saldo Anggaran Lebih untuk pemberian dukungan kepada bank penyalur pinjaman KopDes.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan, seluruh aturan akan dijalankan sesuai ketentuan. “Aturan-aturannya kita ikuti dengan baik, pengawasan juga akan dilakukan maksimal. Intinya adalah pemberdayaan,” tegas Zulhas.***









