• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Arsjad Rasjid untuk Jawab Tantangan Ekonomi Indonesia, Dorong Strategi 3G untuk Pertumbuhan Inklusif

Bonus demografi Indonesia yang kerap disebut sebagai peluang emas, jika tidak ditangani dengan serius, hal ini justru bisa berubah menjadi bencana demografi karena tidak tersedianya cukup lapangan pekerjaan untuk menampung tenaga kerja produktif.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
22 Juli 2025
Arsjad Rasjid untuk Jawab Tantangan Ekonomi Indonesia, Dorong Strategi 3G untuk Pertumbuhan Inklusif

Arsjad Rasjid.

136
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia Arsjad Rasjid, menyoroti dampak perubahan geopolitik global yang menjadi salah satu tantangan ekonomi Indonesia.

Dia menyebut berbagai peristiwa dunia seperti ketegangan di Timur Tengah, perang Rusia–Ukraina dan efek kebijakan Donald Trump memberikan tekanan tersendiri pada kestabilan ekonomi nasional, termasuk perlambatan ekonomi Tiongkok.

Namun menurut Arsjad, isu utama yang perlu segera ditangani bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi yang stagnan di angka sekitar 4,7%, melainkan juga penurunan daya beli masyarakat. 

“Masyarakat hari ini bisa dibilang tidak punya uang. Itulah sebabnya daya beli menurun,” ujarnya saat tampil sebagai pembicara utama dalam forum bertajuk “Driving Inclusive Growth: Innovation, Industrialization and Energy Transition for Job Creation” yang digelar di Auditorium Benny Subianto, oleh Universitas Paramadina Kampus Kuningan, akhir pekan lalu.

Arsjad juga menyoroti persoalan ketenagakerjaan. Meski angka pengangguran terbuka menurun, jumlah pengangguran tetap tinggi, mencapai lebih dari 7,28 juta orang.

Dia mengungkapkan keprihatinannya karena hampir 60% tenaga kerja Indonesia masih berada di sektor informal, yang mencerminkan lemahnya struktur ekonomi nasional.

“Saat ini hanya ada dua sumber utama penghasilan masyarakat: laba dari berdagang dan upah dari pekerjaan. Jika keduanya terganggu, maka pertumbuhan ekonomi akan terganggu secara signifikan.

Arsjad juga menyoroti kondisi iklim investasi di Indonesia yang masih dihadapkan pada banyak hambatan, mulai dari persoalan perizinan, lahan, hingga praktik premanisme.

Investasi yang masuk pun lebih banyak bersifat padat modal, sehingga tidak banyak menciptakan lapangan kerja baru.

Fenomena migrasi tenaga kerja terampil ke luar negeri juga disorot sebagai tantangan serius. Banyak perawat, ahli IT, dan insinyur Indonesia memilih bekerja di luar negeri karena tawaran gaji yang jauh lebih tinggi serta jenjang karier dan jaminan sosial yang lebih baik.

“Mereka bukan tidak cinta tanah air, tapi karena lapangan kerja dalam negeri sangat minim,” katanya.

Menurutnya, bonus demografi Indonesia yang kerap disebut sebagai peluang emas, jika tidak ditangani dengan serius, hal ini justru bisa berubah menjadi bencana demografi karena tidak tersedianya cukup lapangan pekerjaan untuk menampung tenaga kerja produktif.

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Arsjad menawarkan pendekatan “3G” sebagai strategi utama pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan:

  1. Grow People: Membangun talenta Indonesia sebagai tenaga kerja global. Namun Arsjad mencatat, hanya 10% tenaga kerja yang memiliki latar belakang pendidikan S1, sementara mayoritas lulusan hanya SMP atau SD. Ia juga mengungkapkan bahwa IQ rata-rata masyarakat Indonesia menurun, menandakan perlunya investasi besar pada pendidikan dan pelatihan vokasi.

  2. Gear Up Industry: Mendorong reindustrialisasi berbasis nilai tambah sebagai motor pertumbuhan ekonomi. Strategi ini mencakup hilirisasi mineral, ekspansi industri ke luar Jawa, dan pelibatan aktif UMKM. Arsjad memperkirakan strategi ini bisa menyumbang hingga USD 25 miliar ke PDB nasional.

  3. Go Green: Menjadikan transisi energi sebagai peluang baru untuk pembangunan berkelanjutan. Ini meliputi re-skilling pekerja dari sektor emisi tinggi, pembiayaan hijau untuk UMKM, dan pelibatan masyarakat lokal dalam proyek energi ramah lingkungan.

Dengan pendekatan ini, dia berharap Indonesia dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan formal, dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di tengah tantangan global yang terus berkembang.***

Tags: ekonomi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah
Ekonomi

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

...

Read moreDetails
Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Next Post
Harga Emas Antam Naik Tajam Jadi Rp1.946.000 per Gram pada 22 Juli 2025

Harga Emas Antam Naik Tajam Jadi Rp1.946.000 per Gram pada 22 Juli 2025

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.