• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gubri Abdul Wahid Mengaku Terbebani dengan Tunda Bayar Rp2,2 Triliun, Anggota Banggar DPRD Riau: Jangan Dipelintir

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
14 Maret 2025
Gubri Abdul Wahid Mengaku Terbebani dengan Tunda Bayar Rp2,2 Triliun, Anggota Banggar DPRD Riau: Jangan Dipelintir

Gubernur Riau, Abdul Wahid | Foto: Dok.MCR

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengaku terbebani dengan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang mencapai Rp3 triliun lebih. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp2,2 triliun nilai untuk tunda bayar, sedangkan Rp1 triliun lebih adalah defisit.

Wahid mengungkapkan kekecewaannya atas situasi ini. Dia mengaku merasa sangat terbebani hingga mengalami sulit tidur dalam beberapa hari terakhir. “Belum pernah dalam sejarah Provinsi Riau mengalami tunda bayar sebesar ini. Kepala saya pusing tujuh keliling memikirkan jalan keluarnya,” ujar Wahid.

Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan pemerintah daerah untuk mengatasi krisis ini adalah pemangkasan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Tidak hanya berlaku bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Riau, potensi pemotongan ini juga menyasar TPP guru. Anggaran yang dipotong nantinya akan dialihkan untuk menutupi defisit APBD.

Pemerintah Provinsi Riau kini tengah mencari solusi agar dampak dari defisit ini tidak semakin meluas dan menghambat pelayanan publik. Namun, rencana pemangkasan TPP diperkirakan akan menuai pro dan kontra, terutama di kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga pendidik.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menilai persoalan defisit tidak hanya terjadi di Riau. Tetapi hampir merata di seluruh daerah, seperti di Provinsi Sumatera Utara, Banten bahkan sampai ke tingkat nasional juga terjadi defisit. 

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau, Indra Gunawan Eet, menegaskan bahwa defisit APBD yang terjadi di Riau disebabkan oleh faktor teknis. Menurutnya, persoalan ini tidak perlu dipelintir dengan narasi yang tidak berkaitan. Yang terpenting adalah mencari solusi agar pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur tetap berjalan maksimal.

“Persoalan defisit ini sudah kami bahas di Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ini bukan hanya terjadi di Riau, tetapi juga di banyak daerah lain. Kita harus mencari solusi, bukan berkeluh kesah atau mencari kambing hitam,” ujar mantan Ketua DPRD Riau itu.

Eet menjelaskan, salah satu faktor penyebab defisit dan tunda bayar adalah perencanaan pendapatan yang meleset dari target. Pendapatan yang tidak tercapai berdampak pada berbagai sektor. Selain itu, keterlambatan Dana Bagi Hasil (DBH) dan tunda salur dari pemerintah pusat ke daerah juga menjadi kendala. Begitu pula dengan belum maksimalnya realisasi dana Participating Interest (PI).

Dia juga menyoroti bahwa pembahasan dan pengesahan APBD 2025 dilakukan di masa kepemimpinan Pj Gubernur Rahman Hadi dan Pj Sekdaprov Taufik OH, bukan di era SF Hariyanto. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk berfokus pada solusi, bukan mencari siapa yang salah.

Terkait rencana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang menuai reaksi dari ASN, Eet menilai langkah tersebut bukan solusi terbaik. Ia juga yakin Wagub SF Hariyanto tidak akan menyetujui pemotongan TPP, mengingat kenaikan TPP terjadi saat dirinya menjabat sebagai Sekdaprov Riau.

Lebih lanjut, Eet mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif di media sosial yang memelintir pernyataan Gubernur Riau. Ia menduga ada pihak-pihak tertentu yang mengaitkan isu ini dengan agenda politik, seperti Musda Golkar yang akan datang.

“Saya yakin masyarakat sudah cerdas dan tidak akan terpengaruh oleh opini menyesatkan. Kita harus memberi kesempatan kepada pemimpin daerah untuk bekerja dan bersinergi demi kesejahteraan masyarakat Riau,” katanya.***

Tags: Anggaranpemerintahan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Purbaya Pertanyakan Urgensi DKI Jakarta Akan Terbitkan Obligasi Daerah

Naik hingga Rp373, Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun

Jadi Finalis ADLG Awards, Apa yang Bikin Pemprov Riau Unggul dari Sisi Digitalisasi?

Jadi Finalis ADLG Awards, Apa yang Bikin Pemprov Riau Unggul dari Sisi Digitalisasi?

Next Post
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 15 Maret 2025, Antam 1 Gram Melonjak Rp1.789.000

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 15 Maret 2025, Antam 1 Gram Melonjak Rp1.789.000

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.