• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Naik hingga Rp373, Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
12 Agustus 2026
Purbaya Pertanyakan Urgensi DKI Jakarta Akan Terbitkan Obligasi Daerah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa | Foto: Wikipedia

233
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Posisi utang pemerintah mencapai Rp10.293,69 triliun hingga akhir Juni 2026, naik Rp373,2 triliun dari kuartal sebelumnya. Rasio utang terhadap produk domestik bruto tercatat 41,26 persen, masih jauh di bawah batas maksimal 60 persen sesuai undang-undang.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah mengelola utang secara cermat dan terukur. Realisasi pembiayaan fiskal telah mencapai Rp452 triliun atau 59,4 persen dari target APBN hingga akhir semester I 2026.

“Pemerintah mengelola utang secara cermat dan terukur untuk mencapai portofolio utang yang optimal dan mendukung pengembangan pasar keuangan domestik. Komposisi utang pemerintah mayoritas berupa instrumen SBN yang mencapai 87,11 persen,” katanya.

Surat Berharga Negara mendominasi porsi penarikan utang dengan nilai Rp8.966,79 triliun. Pinjaman tercatat sebesar Rp1.326,90 triliun, melengkapi total outstanding utang pemerintah.

Dibandingkan kuartal I 2026, terjadi penambahan utang dari SBN sebesar Rp313,9 triliun dari sebelumnya Rp8.652,89 triliun. Pinjaman juga bertambah Rp59,3 triliun dari posisi Rp1.267,52 triliun pada kuartal sebelumnya.

“Realisasi ini didukung pembiayaan pengelolaan utang secara terukur. Mengenai rasio utang 2025 yang mencapai 40,54 persen, pemerintah menegaskan bahwa meski rasio utang meningkat, posisi ini masih jauh di bawah batas maksimal 60 persen PDB sesuai undang-undang sehingga APBN kita tetap aman dan terkendali,” ujar Purbaya.

Rasio utang terhadap PDB dihitung dengan membagi outstanding utang serta akumulasi PDB harga berlaku terbaru. Pada kuartal II 2026, PDB harga berlaku tercatat Rp6.552,1 triliun yang diakumulasikan dengan tiga kuartal sebelumnya.

Peningkatan rasio utang dari 40,54 persen pada akhir 2025 menjadi 41,26 persen pada pertengahan 2026 masih dalam batas aman. Standar internasional dan peraturan perundang-undangan menetapkan ambang maksimal 60 persen.

“Pemerintah terus menjaga agar pengelolaan utang tetap prudent dengan mengutamakan pembiayaan domestik. Dominasi SBN dalam portofolio utang juga mendukung pengembangan pasar keuangan dalam negeri,” demikian keterangan DJPPR Kemenkeu.

APBN tetap aman dan terkendali meskipun rasio utang mengalami sedikit kenaikan. Pemerintah memastikan seluruh kewajiban utang akan dikelola sesuai prinsip kehati-hatian fiskal.

Tags: ekonominasionalpemerintahan
Share6Tweet4Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri
Regional

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

...

Read moreDetails
Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Next Post

Perkuat Keselamatan Jalan, Jasa Raharja Riau Gelar Diklat Pengemudi Angkutan Umum

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.