• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Wah! Kalong Hutan Diperdagangkan dengan Bebas di Pekanbaru

Tim Redaksi by Tim Redaksi
12 Februari 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dewasa ini, banyak jenis kalong (Pteroptus vampyrus) yang sudah di ambang kepunahan. Terutama di Pasifik, sejumlah spesies terancam punah karena perburuan yang berlebihan untuk konsumsi manusia. Di Indonesia, perburuan besar-besaran pada binatang ini juga mengancam populasi ini. Ada yang menganggapnya sebagai hama kebun yang perlu diberantas. Sementara yang lain menganggap binatang pemakan buah ini sebagai obat mujarab untuk penyakit, salah satunya obat sakit asma. 
 
Termasuk di Pekanbaru, hewan ini juga banyak dicari untuk menyembuhkan sesak nafas (asma). Inilah yang membuat permintaan kalong cukup tinggi di Riau. Seperti diakui Eva, salah seorang Pedagang burung dipasar Palapa, pada bertuahpos.com, Kamis (12/02/2015).
 
Dari pantauan bertuahpos.com di lapak Pasar Palapa itu tampak banyak kalong yang dijajakan. Biasanya Eva menjual seekor kalong seharga Rp 120 ribuan. Meskipun kalong termasuk hewan langka yand dilindungi, namun Eva dan pedagang kalong lainnya tampaknya tak peduli. Karena permintaan dan persediaan barangnya masih tetap ada. Untuk mendapatkannya, Eva biasa beli dari pemburu yang ada didaerah dan tempat terpencil.
 
“Kalong ini langsung diambil dari hutan,” ujar Eva pada bertuahpos.com.
 
Selama ini pembeli kalong tak hanya dari dalam Kota Pekanbaru saja, melainkan dari luar kota juga. Ada yang membeli untuk dikonsumsi, dan ada juga yang untuk diternakkan atau dipelihara.
 
“Mengkonsumsi kalong sudah menjadi kepercayaan sebagian orang bisa menyembuhakan banyak penyakit, salah satunya asma. Biasanya kalau untuk obat asma, dibikin sup aja,” terangnya.
 
Bahkan untuk pembeli yang merasa jijik dan takut, Eva juga memberikan pelayanan potong. Jadi pembeli hanya tinggal  mengeluarkan aja. Bagaimana dengan Anda? Ingin menjadi pembeli kalong untuk konsumsi, dipelihara atau ikut berpartisipasi melindungi hewan langka ini? Keputusan ada di tangan Anda! (mg1)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028
Ekonomi

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

...

Read moreDetails
Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis. PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

OJK Riau Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Data Perencanaan Nasional. OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Next Post

Dengan Rp 100 Ribu, Bisa Makan Siang Berlima di Community Cafe

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.