• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Angin Segar untuk Petani Sawit Riau, Tahun Ini PSR Boleh di Lahan Gambut

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Januari 2023
biaya replanting sawit riau

Biaya replanting sawit Riau sebesar Rp30 juta per hektare dianggap tidak relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini, terutama mengacu pada tingginya inflasi dan naiknya harga pupuk / Foto: Ilustrasi_Net.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Peremajaan Kebun Sawit Rakyat (PSR) di Riau pada tahun 2022, sempat terkendala karena adanya syarat tak boleh di lahan gambut.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zulfadli mengatakan, bahwa salah satu persyaratan untuk plot PSR tidak berada di lahan gambut telah dicabut untuk tahun 2023. 

Oleh karena itu, ia optimis kemungkinan penerapan program PRS tahun ini akan optimal. “Salah satu syarat PSR yakni bebas dari kawasan gambut sudah dicabut,” katanya.

Vera Virgianti, kepala bagian produksi di Dinas Pertanian Riau, mengatakan bahwa persyaratan baru bahwa lahan yang diajukan dalam program PSR harus berada di wilayah non-gambut cukup berat.

Persyaratan ini semakin mempersulit petani untuk memenuhi syarat untuk mengikuti program PSR. 

Di sisi lain, menurut Vera, peraturan lain telah dilonggarkan, seperti verifikasi tidak lagi diperlukan di tingkat provinsi, tetapi hanya di tingkat kabupaten dan kota.

Vera menjelaskan bahwa tujuan dari PSR adalah untuk mengganti pohon kelapa sawit yang sudah tidak produktif, bukan untuk membangun perkebunan kelapa sawit baru.

“Untuk PSR ini pemerintah pusat menganggarkan Rp30 juta per hektare yang sebelumnya Rp25 juta, di mana satu petani maksimal mendapatkan bantuan empat hektare. Dana itu dari BPDPKS yang sumber dananya berasal dari pungutan ekspor,” jelasnya.***

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post
Perbaikan jalan rusak

Pemprov Riau Bantu 5 Perbaikan Jalan Rusak di Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.