• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Seorang Lansia di Jepang Tembak 2 Orang Petugas Medis yang Disandera, Begini Kronologinya

admin-bpc by admin-bpc
28 Januari 2022
pistol jepang

Lansia di Jepang tembak petugas medis (foto/ilustrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU– Dua dari tiga orang sandera yang merupakan petugas medis tewas. Ketiganya menjadi sandera oleh seorang pria lanjut usia (lansia) di Kota Fujimino, Prefektur Saitama, Jepang pada Kamis (27/1/2022) malam.

Pelaku bernama Hiroshi Watanabe (66) menembak seorang sandera dan tewas adalah dokter Junichi Suzuki (44). Dokter itu ditembak dengan apa yang diduga sebagai senjata berburu, kata polisi.

Dilansir dari Okezone, drama penyanderaan selama 11 jam dan baru berakhir pada Jumat (28/1/2022) pagi. Polisi memaksa masuk dan menyerbu ke dalam rumah dan menangkap Hiroshi.

Ternyata ada pekerja medis lainnya, seorang fisioterapis berusia 41 tahun juga tertembak yang akhirnya juga meninggal dunia. Untuk petugas medis ketiga dibawa ke rumah sakit sebab terluka akibat tembakan gas air mata.

Awal mula, tiga petugas medis berkunjung ke rumah pelaku pada Kamis, sekira pukul 9 malam. Ketiganya datang untuk menyampaikan belasungkawa atas kematian ibu pelaku yang berusia 74 tahun itu baru-baru ini. Ketiganya lah yang bertanggung jawab atas perawatan medis di rumah untuk sang ibu, seperti yang disampaikan sumber investigasi sebagaimana dilansir Kyodo News.

Seorang penduduk di lingkungan itu menelepon polisi setelah mendengar ledakan keras pada waktu yang hampir bersamaan. Pekerja darurat lokal juga menerima laporan dari seseorang yang mengatakan dua orang telah ditembak.

Polisi setempat berupaya berbicara dengan Watanabe melalui telepon selama penyanderaan. Tersangka tidak membuat tuntutan khusus, kata mereka, mengutip dia yang mengatakan bahwa sandera itu “baik-baik saja. Saya ingin membantunya. Tolong selamatkan dia.”

Polisi tak berbicara langsung dengan sandera dan tidak dapat memastikan kondisinya.

Saat kebuntuan terjadi Jumat pagi, pihak berwenang setempat telah mengevakuasi sekitar 110 penduduk setempat. Bahkan sekolah-sekolah di dekatnya ditutup pada hari itu.

Menurut tetangga, Watanabe tinggal bersama ibunya yang terbaring di tempat tidur. Watanabe disebut kurang bergaul. Watanabe pindah ke daerah itu bersama ibunya beberapa tahun lalu, kata seorang pria berusia 91 tahun. (bpc4)

Tags: JepangKriminalpolisi
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

admin-bpc

admin-bpc

Berita Terkait

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?
Ekonomi

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

...

Read moreDetails
BYD Racoo Mulai Ekspansi, Siap Masuk ke Pasar Macau dan Sri Lanka, Intip Spesifikasi dan Harganya!

BYD Racoo Mulai Ekspansi, Siap Masuk ke Pasar Macau dan Sri Lanka, Intip Spesifikasi dan Harganya!

Kapolres Bengkalis Beberkan Modus Kurir Sabu 29 Kg: Jaringan Internasional Terendus Lewat Laporan Warga

Polisi Ungkap Jaringan Internasional di Balik Aksi Kejar-kejaran Kurir Sabu di Bengkalis

Polisi Sebut Penggeledahan Toko Emas di Kampar Berkaitan dengan PETI

Polisi Sebut Penggeledahan Toko Emas di Kampar Berkaitan dengan PETI

Biaya Visa Jepang Naik Lima Kali Lipat, E-Paspor Tetap Bebas

Biaya Visa Jepang Naik Lima Kali Lipat, E-Paspor Tetap Bebas

Gempa Jepang Tewaskan 13 Orang, PM Umumkan Darurat Penyelamatan

Gempa Jepang Tewaskan 13 Orang, PM Umumkan Darurat Penyelamatan

Next Post
impor baja

HIPMI Minta Pemerintah Kendalikan Impor Baja di Tengah Industri Domestik Perbaiki Kinerja

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.