• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tokoh Papua: Belum Dengar Isi Ceramahnya Sudah Dibilang Radikal, Ini Namanya Komunis

Romi J. by Romi J.
10 April 2021
115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tokoh Papua Christ Wamea turut bicara soal penolakan salah satu perusahaan BUMN kepada beberapa dai dan ulama dengan alasan radikal.

Menurut Christ, ceramah Ramadhan yang hendak disampaikan sejumlah dai dan ulama tersebut bahkan belum dilakukan. Namun, sudah dicap dengan radikal.

Karena itu, Christ mempertanyakan dari segi mana para dai dan ulama tersebut dikatakan radikal. Dia juga menyinggung pencapan radikal seperti itu hanya dilakukan oleh komunis.

“Dari sisi mana dibilang radikal sementara dibatalkan sblm disajikan materi kajian ramadhannya. Belum dengar materinya sdh dibilang radikal. Ini namanya komunis,” tulis Christ di akun twitternya, @PutraWadapi, Sabtu 10 April 2021.

Sebelumnya, Komisaris PT Pelni, Kristia Budiyarto mengatakan pihaknya belum memberikan izin pengisian ceramah Ramadhan oleh sejumlah dai dan ulama, yang dianggapnya radikal.

Bahkan, buntut dari pengundangan dai dan ulama tersebut, pejabat yang mengundang dimutasi dan dibebastugaskan.

“Ini pelajaran sekaligus warning kepada seluruh BUMN, jangan segan-segan mencopot ataupun memecat pegawainya yang terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sedikit pun, berangus,” ujar Kristia Budiyarto. (bpc4)

Tags: ceramah agamakomunisPelnipelni radikaltokoh papua
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Gatot Nurmantyo
Berita

Gatot Nurmantyo ungkap Ada Parpol yang Menyekolahkan Kadernya ke Partai Komunis China

...

Read moreDetails

Ustadz Tengku Zulkarnain: Di NKRI, Komunis Mulai Digambarkan Baik, Culun, Korban Kejahatan Tentara

Siapa Saja Tokoh Komunis yang Masuk Kamus Sejarah Kemendikbud

Buntut Pelni, Said Didu Pertanyakan Kewenangan Komisaris Menilai Radikal Tidak Radikal

Semaoen, Tokoh Komunis Pembela Kaum Tani

Next Post

Singapura ke KPK: Tuduhan Itu Tak Berdasar

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.