• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Syamsuar dan Ridwan Kamil Curhat Soal Kenyataan Pahit PI 10%, Kemen ESDM dan Sri Mulyani pun Disentil 

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
6 April 2021
daerah penghasil migas, tanah gambut

Gubernur Riau Syamsuar. (Diskominfotik)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Gubernur Riau Syamsuar Curhat ke DPR RI di Senayan mengenai kebijakan PI 10% untuk daerah penghasil Migas, hingga kini belum berbuah manis.

Dia mengungkapkan hingga kini belum semua daerah — yang seharusnya mendapatkan hak dari PI 10% — bisa menikmati kebijakan itu. “Padahal secara jelas amanah UU menyatakan bahwa jatah PI 10% merupakan hak bagi daerah penghasil migas,” ungkapnya.

Hal itu diungkapkan Gubri Syamsuar saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin, 5 April 2021.

“Contohnya kami di Riau ada namanya Blok Siak. Kontraknya sudah sejak 2014. Seharusnya kami sudah terima PI 10% itu. Tapi kami masih bolak-balik (mengurus dan Riau sampai saat ini belum terima),” ucap Syamsuar.

Pada kesempatan itu, Syamsuar juga menyinggung soal tidak adanya transparansi terkait lifting migas bagi daerah. Daerah-daerah penghasil migas seolah dipaksa menerima informasi berapapun lifting menurut pihak kontraktor.

“Kalau kita daerah penghasil bertanya, alasannya rahasia. Kenapa kok antar pemerintah rahasia-rahasiaan,” tuturnya.

Selain itu Syamsuar juga protes atas tingginya biaya pemotongan-pemotongan. Sehingga DBH yang diterima daerah, akhirnya hanya dalam jumlah kecil.

Terkait soal RUU Energi Baru dan Terbarukan, Syamsuar menyebut bahwa Riau sebenarnya punya potensi yang sangat besar. Sayangnya belum dapat dimaksimalkan karena belum mendapat dukungan yang serius dari Pemerintah Pusat.

Bukan hanya Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil — yang juga Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) — juga pertanyakan soal komitmen Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian ESDM terkait PI 10%.

Sejuah ini, menurutnya, baru dua daerah di Indonesia yang dianggap berhasil mendapatkan PI 10%, yakni Jabar dan Kaltim. “Jabar berhasil karena saya gedor-gedor, saya tongkrongin Kementerian ESDM itu,” ulasnya.

Menurutnya, upaya seperti itu harus dilakukan, jika hanya ikut dalam prosedur biasa, dia meyakini daerah akan sulit mendapat PI 10%, padahal itu merupakan hak daerah penghasil migas. “Kalau bersurat dari bawah, susah,” katanya.

Hal lain yang juga menjadi keluhan Pemda, yakni soal Dana Bagi Hasil [DBH] untuk daerah penghasil migas. 

Dalam pertemuan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga ikut disentil, karena penyaluran DBH sejauh ini tak berjalan mulus. “Bahkan cenderung kadang tidak jelas. Ada ketidakadilan untuk daerah,” kata Ridwan Kamil.

Di sisi lain, dia mengungkapkan ada banyak ladang-ladang minyak berskala kecil yang seolah sengaja dibiarkan oleh Pertamina. Padahal jika diserahkan ke daerah, tentu akan sangat bermanfaat untuk menambah pemasukan bagi daerah. 

“Bagi Pertamina mungkin itu tak ada artinya. Tapi bagi daerah yang skala-skala kecil seperti itu sangat berarti,” tegasnya lagi. (bpc2)

Tags: Berita Pekanbarudaerah penghasil migaslifting migas riaumigas riauriau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya
Lingkungan

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

...

Read moreDetails
Merawat Hafalan, Menggantung Harapan, Perjuangan Putra Minas Taklukkan Industri Migas

Merawat Hafalan, Menggantung Harapan, Perjuangan Putra Minas Taklukkan Industri Migas

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Inilah 4 Tempat Wisata di Riau yang Populer, Nomor 3 Ada Chinatown Versi Mini

Inilah 4 Tempat Wisata di Riau yang Populer, Nomor 3 Ada Chinatown Versi Mini

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Next Post

Mahatma Gandhi, Tokoh Anti Kekerasan dari India

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.