• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, November 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Target Standar Swab Bikin Riau Bukan yang Terbaik dalam Penanganan Corona

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Juli 2020
Penanganan corona

Proses pengambilan sampel swab di Riau - Foto: Diskominfotik Riau

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Riau tidak masuk dalam daftar terbaik menurut pemerintah, dalam penanganan corona. Presiden Joko Widodo secara resmi telah mengemukakan ada 5 daerah terbaik. Yakni Yogyakarta, Bangka Belitung, Aceh, Gorontalo, dan Sumatera Barat.

Beberapa waktu lalu, Riau memang tercatat sebagai daerah dengan angka kesembuhan terbaik. Namun untuk mendapatkan ‘prestasi’ sebagai daerah penanganan corona terbaik oleh pusat, tidak semudah itu. “Ada beberapa indikator penilaiannya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir.

Jauh sebelum ini, Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Riau dr Indra Yovi sudah menegaskan, bahwa jumlah terget uji swab di Riau cenderung menurun. Kabupaten dan kota di Riau sepertinya tak lagi seagresif dulu. Dalam sehari sampel swab yang diuji sangat jauh dari rata-rata standar maksimum.

“PCR yang kita punya sudah bisa melakukan uji sebanyak 1000 sampel dalam sehari, namun sampel yang diuji sangat jauh di bawah itu, bahkan ada yang tidak mencapai terget minimum. Padahal, ini sudah sama-sama kita ketahui, bahwa tergat nasional sekitar 30 ribu pengujian sampel sehari sebagai salah satu syarat new normal,” ungkapnya.

Mimi juga mengakui bahwa indikator ini, merupakan salah satu bagian yang belum bisa dipenuhi oleh Riau. Selanjutnya, upaya pemerintah daerah tidak lagi mengimbanu, tapi mendesak, agar setiap daerah di Riau bisa melakukan kegiatan swab massal untuk mencapai terget ini.

Semakin kesini, diakui Mimi, memang ada kecenderungan pengurangan pengiriman sampel untuk swab. Beberapa faktor yang menyebabkan hal itu, yakni ada ketakutan dari masyarakat untuk diswab. Faktor kedua, mereka cemas jika dinyatakan positif, siapa yang akan menafkahi keluarganya, dan faktor lainnya, perlu ketersediaan bahan habis pakai untuk keperluan sweb.

“Kami berharap kabupaten dan kota bisa menyediakan bahan habis pakai ini melalui penganggaran di daerah masing-masing. Sebab provinsi sudah menyediakan tenaga dan alat,” jelasnya.

Ideal Jumlah Sweb Menurut Ahli Epidemiologi

Sebenarnya, para Epidemiolog menilai target Presiden Joko Widodo agar tes PCR (polymerase chain reaction) berada di angka 30 ribu per hari, juga masih jauh dari standar minimum dalam memetakan skala wabah virus corona di Tenah Air.

Jika mengikuti acuan Badan Kesehatan Dunia WHO, yang ditetapkan berdasarkan jumlah penduduk, jumlah minimal tes Indonesia adalah 270 ribu per minggu atau 54 ribu orang per hari. Ini idealnya.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan akan menjadikan tes PCR prioritas utama dalam melakukan pemeriksaan. Namun selama kapasitas untuk menunjang tes PCR belum terpenuhi maka pemerintah tetap akan melaksanakan rapid test. Jika merujuk pada terget yang ditetapkan oleh Jokowi saja, sebanya 30 ribu spesimen diuji dalam sehari, “Maka idealnya Riau harus menyumbang 1.000 pengujian melalui sweb dalam sehari,” kata Indra Yovi. (bpc2)

Tags: COVID-19 RiauRegionalsweb
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat
Lingkungan

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

...

Read moreDetails
Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Riau Dilanda Kabut Asap, Helikopter Water Bombing Karhutla Berkurang jadi Empat Unit

Riau Dilanda Kabut Asap, Helikopter Water Bombing Karhutla Berkurang jadi Empat Unit

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Next Post
Kejahatan perang

Dugaan Kejahatan Perang, Ratusan Perwira Militer Israel Jadi Target ICC

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.