• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Warga Teluk Sungka Gantungkan Hidup dari Olahan Sagu

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Oktober 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, TELUK SUNGKA – Selain bertani kelapa, warga di Desa Teluk Sungka Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS)Kabupaten Inhil juga mengais rezeki melalui pengolahan sagu.

Walaupun proses pengolahannya cukup rumit dan berbahaya, namun warga setempat cukup terbantu dengan hasil olahan batang-batang sagu atau Rumbia ini.

Dari mengolah Rumbia, biasanya hasilnya tersebut dijual dalam bentuk sagu murni.

“Kerjanya cukup rumit, mulai dari penebangan pohon sagunya hingga diolah menjadi sagu murni, butuh membutuhkan waktu yang lama,” ujar Acong salah seorang pemilik tempat pengolahan sagu kepada bertuahpos.com, Selasa (7/10/2014).

Dalam sehari, mereka bisa mengolah 90 potongan batang pohon sagu, dengan ukuran lebih kurang satu meter. Tapi hasilnya tergantung dari kualitas batang sagu,

“Tergantung kondisinya juga, kalau batang sagunya tua maka lebih sedikit dari itu yang bisa kami olah. Karena kalau sudah tua, batang Rumbia itu keras,” ungkapnya

Dalam satu minggu, pekerja pengolahan sagu bisa mengantongi Rp 4-5 ratus ribu. Seperti dipaparkan Irat, salah seorang pekerja pengupas kulit batang sagu.

Itu pun juga bergantung pada kondisi batang sagu yang ia kupas kulitnya. Jika kondisinya tua maka ia hanya mendapat gaji dalam satu minggu sekitar Rp 2 hingga 3 ratus ribu saja.

“Kalau tua kulitnya itu keras terkadang pemegang kapak yang kami gunakan untuk ngupasnya bisa patah,” sebutnya. (ezy)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

45 Aggota DPRD Ikuti Orientasi Perdana di Labersa Hotel

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.