• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 10 Maret: Misi Negara, Usman Harun Ledakkan Singapura

Romi J. by Romi J.
10 Maret 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – 10 Maret 1965, jelang petang hari. Tiba-tiba sebuah ledakan mengguncang Orchard Road, Central Area, Singapura. Ledakan terjadi di Gedung McDonald House.

Saking hebatnya ledakan tersebut, semua mobil yang terparkir di didepan gedung tersebut juga hancur. Beberapa gedung yang berdekatan juga terkena dampaknya.

Akibat ledakan itu, 3 orang meninggal dunia. 33 lainnya luka berat dan luka ringan.

13 Maret 1965, otoritas Singapura menangkap pelaku peledakan yang perahu motornya mogok di tengah laut. Pelaku yang tertangkap ada dua orang, dan ternyata adalah anggota Korps Komando Operasi (KKO, saat ini Marinir) Indonesia.

Di pengadilan Singapura, kedua pelaku yang bernama Usman Janatin dan Harun Thohir ini didakwa melakukan tindakan pembunuhan, pemasangan bahan peledak dan meledakkannya.

Kedua pelaku, Usman dan Harun menolak semua dakwaan itu. Mereka mengatakan semuanya adalah misi sebagai prajurit dalam keadaan perang, dan meminta diperlakukan sebagai tawanan perang.

17 Oktober 1968, Usman dan Harun dihukum gantung, dengan label teroris oleh Singapura. Namun, mayat mereka disambut dan diperlakukan sebagai pahlawan di Indonesia.

Hukuman gantung untuk pahlawan Usman Harun, dalam perspektif Indonesia, membuat hubungan Indonesia dan Singapura memburuk. Hubungan ini kembali cair setelah Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew bersedia menabur bunga di makan Usman dan Harun. (bpc2)

Tags: KKOMarinirUsman harun
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Catatan Sejarah 17 Oktober: Eksekusi Mati Usman Harun

...

Read moreDetails

Catatan 16 September: Kelahiran Lee Kuan Yew, PM Singapura yang Tabur Bunga di Makam Usman Harun

Saat Usman Harun Meminta Dijadikan Tawanan Perang

Catatan Sejarah 10 Maret: Misi Negara, Marinir Usman Harun Ledakkan Singapura

Orang Laut Itu Lanun? Bukan, Mereka Marinir-nya Sriwijaya

Catatan Sejarah 17 Oktober: Usman Harun Dieksekusi Mati

Next Post

Kulit Nangka dan Durian Bisa Untuk Cas Laptop

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.