Ini Penyebab Adem Anyem Masa Kampanye Pilwako

Sabtu, 17 Desember 2016 12:57
Ini Penyebab Adem Anyem Masa Kampanye Pilwako

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Masa kampanye yang sedang dilakukan para paslon walikota dan wakil walikota tidak seheboh tahun-tahun sebelumnya.

Adem anyem yang dirasakan masyarakat Pekanbaru saat masa kampanye ini ternyata disebabkan beberapa alasan. Seperti yang dikatakan Muhammad Zaini selaku LO Tim Sukses Paslon nomor urut 5.

" Pemilu tahun ini tidak lagi sesemarak tahun-tahun sebelumnya. Karena UU Peraturan pemilu tidak membenarkan hal itu lagi," ujarnya

Zaini menjelaskan masa kampanye saat ini lebih difokuskan pada kampanye dialogis dari para paslon. Dialog yang dilakukan oleh para paslon dan masyarakat tidak dibenarkan dilakukan diruang terbuka. Kemudian alat peraga kampanya (APK) juga dibatasi jumlahnya, selain itu juga tempat pemasangan APK sudah ditentukan oleh KPU.

“Sosialisasi dari setiap paslon juga dilakukan harus berdasarkan zona yang sudah ditentukan oleh KPU,” Ungkap Zaini kepada kru Bertuahpos,Sabtu, (17/12/16).

Zaini mengatakan untuk paslon nomor urut lima terus melakukan sosialisasi setiap harinya sebanyak 3 sampai 5 titik, “Kita terus manfaatkan zona yang telah diberikan oleh KPU sebaik mungkin untuk berdialog dengan masyarakat,”lanjut Zaini.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Zulfahri Bukhari selaku Seketaris Tim Sukses Paslon nomor urut 4. Zulfahri Bukhari mengatakan selain pemasangan APK yang sudah diatur oleh KPU. Selain itu juga hilangnya kesemarakan pemilu disebabkan karena sikap skeptis masyarakat, kurangnya pendidikan politik yang dimiliki masyarakat, membuat rendahnya tingkat kepedulian masyarakat terhadap politik .

Zulfahri menambahkan, hal lain yang menyebabkan tidak semaraknya masa kampanye yaitu masa kampanye yang terlalu lama sehingga para paslon terkendala di anggaran.

“Masa kampanye 100 hari, kalau selama 100 hari selalu berkegiatan kendala kita di pendanaan. Jadi kita akan gencar di masa-masa terakhir kampanye,” sebut Zulfahmi.

Paslon nomor urut empat tetap gencar melalukan sosialisasi di zona-zona yang telah ditentukan. Dalam sehari nomor urut empat melakukan sosialisasi minimal 3 titik.

Hal lain juga disebabkan karena ketidaksiapan dari pihak penyelenggara, sebagai contoh saat pemasangan APK. Seharusnya pemasangan APK dilakukan sebelum masa kampanye tetapi, informasi pemasangan APK baru di informasikan diawal bulan Desember dan juga hingga sekarang daftar nama DPT belum juga diberikan kepada masing-masing paslon.

Penulis: Vina

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Waduh, Wakil Rakyat Ikut Eksis di Baliho Paslon Gubri
Rabu, 21 Pebruari 2018 22:21

Waduh, Wakil Rakyat Ikut Eksis di Baliho Paslon Gubri

Ketua dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru ikut eksis dalam baliho milik salah satu pasangan calon (Paslon) Gubernur Riau (Gubri).

805 Personil Gabungan Bakal Kawal Aksi BEM se-Indonesia Besok
Rabu, 21 Pebruari 2018 22:04

805 Personil Gabungan Bakal Kawal Aksi BEM se-Indonesia Besok

Sebanyak 805 personil gabungan akan kawal aksi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan mahasiswa dari universitas di Indonesia besok, Kamis (22/2/2018)

Minat Petani Padi Peserta AUTP di Payakumbuh Menurun
Rabu, 21 Pebruari 2018 21:35

Minat Petani Padi Peserta AUTP di Payakumbuh Menurun

Minat masyarakat petani padi terhadap Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kota Payakumbuh, Propinsi Sumatera Barat tahun 2017 lalu jauh menurun dibanding pada tahun 2016. 

Usut Dugaan Korupsi di Dispora Riau, Kejati Kembali Periksa Saksi
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:45

Usut Dugaan Korupsi di Dispora Riau, Kejati Kembali Periksa Saksi

Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau kembali memeriksa saksi terkait dugaan korupsi di Dispora Riau. Rabu (21/2/2018), giliran saksi J, seorang wanita di Dispenda Riau diperiksa.

Kasus Penyerangan Ulama, Jokowi Minta Ketegasan Polisi
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:38

Kasus Penyerangan Ulama, Jokowi Minta Ketegasan Polisi

Presiden Indonesia, Joko Widodo minta ketegasan polisi menghadapi kasus penyerangan ulama dan rumah ibadah.

Sidang Korupsi di Dispenda. Saksi Akui Lakukan SPPD Fiktif
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:27

Sidang Korupsi di Dispenda. Saksi Akui Lakukan SPPD Fiktif

Enam orang staf di Bidang Pajak Dispenda Riau, mengakui pernah melakukan perjalanan dinas fiktif tahun 2015 hingga tahun 2016.

Berkeliaran Dilangit Pekanbaru Pesawat Tempur F-16 Lanud Rsn Turunkan Paksa Pesawat Asing
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:15

Berkeliaran Dilangit Pekanbaru Pesawat Tempur F-16 Lanud Rsn Turunkan Paksa Pesawat Asing

Force Down atau penurunan paksa pesawat asing yang melanggar kedaulatan wilayah udara NKRI oleh pesawat tempur F-16 Skadron Udara 16 di Lanud Roesmin Nurjadin terjadi hari ini Rabu (21/2/2018).

Suhardiman Amby: RAL Bangkrut, Kenapa Asetnya Tidak Disita Bank Muamalat
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:09

Suhardiman Amby: RAL Bangkrut, Kenapa Asetnya Tidak Disita Bank Muamalat

Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Suhardiman Amby heran ketika Bank Mualmalat malah menagih pembayaran hutan PT RAL ke Pemprov Riau.

Wah,  Dua Spanduk Kandidat Ini Terpajang Nyata di Jalan Nangka
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:01

Wah, Dua Spanduk Kandidat Ini Terpajang Nyata di Jalan Nangka

Spanduk Paslon Gubri kini tampaknya semakin berterbaran,  meski Bawaslu melarang pemasangan atribut kampanye namun nyatanya himbauan itu tidak diindahkan. 

Box Culvert Penyebab Banjir di Perumahan Panam Regency?
Rabu, 21 Pebruari 2018 19:46

Box Culvert Penyebab Banjir di Perumahan Panam Regency?

Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, mengatakan salah satu penyebab terjadinya banjir di Panam tepatnya Perumahan Panam Regency ialah adanya pembangunan box culvert.