Evaluasi RTRW Riau Sedang Jalan, Sekdaprov Riau: Itu Biasa

Rabu, 18 Oktober 2017 09:34
Evaluasi RTRW Riau Sedang Jalan, Sekdaprov Riau: Itu Biasa

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Evaluasi Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) di Riau hingga kini masih berlangsung. Diantara pembahasan evaluasi itu hanya menyangkut persoalan teknis saja. 

Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi, Rabu (18/10/2017). "Itu biasa. Pembahasannya kini hanya masalah teknis saja," katanya. 

Dia menyebut, dalam hal ini Pemprov Riau masih menunggu hasil laporan evaluasi itu. Setidaknya masih ada beberapa poin yang harus dipenuhi Pemprov Riau sebagai kelengkapan syarat sebelum RTRW Riau disahkan. 

"Paling soal Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), karena memang sejak awal tidak dipersyaratkan. Toh, kalau ternyata sekarang itu dipersyaratkan tentu harus dilengkapi lagi," katanya. 

Sebab dalam surat edaran terakhir soal KLHS ini bisa dilakukan paralel. Pemprov Riau hanya mengikuti itu, namun kini masih dalam tahap konsolidasi. 

Baca: Soal RTRW Tidak Akomodir Lahan Gambut Riau Tunggu Hasil Koordinasi Pusat

Kedua, masalah perlindungan ekosistem gambut. Kata Ahmad Hijazi dalam naskah itu sudah tersedia, namun masalahnya jika dibentangkan dalam peta, ini butuh kajian lebih panjang. Itu juga masih dalam tahapan konsolidasi. (bpc3)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Bantuan Mobil Untuk SMK Ada Unsur Politik? Ini Kata Pengamat
Senin, 22 Januari 2018 13:00

Bantuan Mobil Untuk SMK Ada Unsur Politik? Ini Kata Pengamat

Pemprov Riau menyerahkan bantuan sebanyak 17 unit mobil aset pemerintah ke SMK di Riau.

Hanya Hari Ini Loh...Evo Hotel Berikan Spesial Harga Kamar Rp 220.117
Senin, 22 Januari 2018 12:39

Hanya Hari Ini Loh...Evo Hotel Berikan Spesial Harga Kamar Rp 220.117

Genap satu tahun, Evo Hotel Pekanbaru berdiri megah di Jalan Sudirman. 

Telkomsel Imbau Pelanggan Waspada Penipuan Mengatasnamakan Telkomsel
Senin, 22 Januari 2018 12:26

Telkomsel Imbau Pelanggan Waspada Penipuan Mengatasnamakan Telkomsel

Terkait maraknya penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel, Telkomsel mengimbau kepada pelanggan untuk selalu waspada.

Adakan Donor Darah, Evo Hotel Targetkan 30 Kantong di 1st Anniversary
Senin, 22 Januari 2018 12:08

Adakan Donor Darah, Evo Hotel Targetkan 30 Kantong di 1st Anniversary

Targetkan 30 kantong, hari ini Senin (22/01/2018) Evo Hotel Pekanbaru adakan kegiatan sosial donor darah  sempena perayaan ulang tahun yang pertama.

Pemda Sebaiknya Tak Kucurkan Bansos dan Hibah di Tahun Politik
Senin, 22 Januari 2018 11:35

Pemda Sebaiknya Tak Kucurkan Bansos dan Hibah di Tahun Politik

Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan mengatakan, sebaiknya pemerintah daerah tidak mengucurkan bantuan di tahun politik.

Besok, Bawaslu Riau Kembali Periksa ASN Pekanbaru yang Terindikasi Terlibat Politik
Senin, 22 Januari 2018 11:24

Besok, Bawaslu Riau Kembali Periksa ASN Pekanbaru yang Terindikasi Terlibat Politik

Besok, Selasa (23/1/2018), Bawaslu Riau kembali akan memeriksa 3 ASN Pekanbaru yang diindikasikan terlibat politik. 

17 Mobil Diserahkan ke SMK di Riau Untuk Praktik
Senin, 22 Januari 2018 10:56

17 Mobil Diserahkan ke SMK di Riau Untuk Praktik

Sebanyak 17 mobil milik aset Pemprov Riau diserahkan ke 17 SMK di Riau. 

Kajian Islam: Hati-hati dengan Segumpal Daging
Senin, 22 Januari 2018 10:43

Kajian Islam: Hati-hati dengan Segumpal Daging

Sesungguhnya di dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging. Jika dia itu baik, maka yang lain ikut menjadi baik. Tapi jika rusak, maka yang lain ikut menjadi rusak.

Happy Lunch, Hanya Rp 45 Ribu Bisa Makan Sepuasnya di Pesonna Hotel
Senin, 22 Januari 2018 10:35

Happy Lunch, Hanya Rp 45 Ribu Bisa Makan Sepuasnya di Pesonna Hotel

Makan siang lebih menyenangkan, tempat nyaman dan makanan lezat bisa Anda temukan di Pesonna Hotel Pekanbaru.

Kata Wagubri Soal Pemadaman Listrik: PLN Tak Komit
Senin, 22 Januari 2018 10:21

Kata Wagubri Soal Pemadaman Listrik: PLN Tak Komit

Aktivitas pemadaman listrik secara bergilir mendapatkan kritik dari kaum pengusaha, terutama hotel dan sejumlah pebisnis di Pekanbaru.