• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

UAS: Jangan Sampai Negeri Sagu Menjadi Negeri Sabu

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 September 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ustaz Abdul Somad menyatakan diri prihatin dengan kondisi bangsa dalam kurun waktu 73 tahun setelah kemerdekaan bangsa. Menurutnya da yang salah dengan cara masyarakat merayakan peringakan kemerdekaan.

“Para bini (istri) kasih daster ke laki (suami), disuruh main bola. Menangislah Pangeran Diponegoro, menangislah Tengku Umar. Mereka berjuang memerdekakan negeri ini dengan besimbah darah mereka dikejar Belanda dan Jepang. Setelah merdeka dikasih pula laki main bola pakai daster,” ujarnya dalam sebuah acara Tabligh Akbar di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Cara penjajahan di zaman milenia juga tidak sama dengan di masa penjajahan dulu. Anak-anak tidak bersimbah daran dan pakaian mereka tidak kotor. “Tapi otaknya eror,” sambungnya. 

“Mereka (penjajah) berperang pakai narkoba. Jangan sampai negeri sabu menjadi negeri sabu.”

“Jangan salahkan polisi, karena jumlah mereka tidak seimbang dengan jumlah masayarakat. Kita lah yang mengontrol. Ibu-ibu jaga anaknya. Didikan orang tua dulu sangat keras mengontrol perilaku anaknya. Bahkan pengalaman saya, semua botol minyak wangi di kamar saya dipecahkan emak, karena dia sangka itu botol bir.”

Materi Ustaz Somad kali ini lebih  kepada upaya penyadaran kepada masyarakat dan orang tua agar tidak berhenti mengemban tugas sebagai pengawas anak-anaknya dari bahaya narkoba. Sebab dalam situasi serba modern anak bangsa dihadapkan dengan senjata kimia yang merusak generasi bangsa. (bpc3)

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Buya Hamka Ulama Patriotik (Bagian 3): Berdakwah dan Mendidik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.