Sektor Pariwisata Dapat Suntikan Insentif, Ini Rinciannya

Rabu, 17 Februari 2021 11:31
Sektor Pariwisata Dapat Suntikan Insentif, Ini Rinciannya
Salah satu objek wisata alam di Pekanbaru. (Ilustrasi/Net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah akan menggelontorkan beberapa model insentif kepariwisataan untuk merangsang perekonomian nasional akibat Covid-19. Salah satunya hibah pariwisata yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, tahun 2020 sebesar70% dari Rp3,3 triliun dana hibah terealisasi untuk hotek dan restoran.

Advertisement

“Validasi data, data yang kredibel dan akurat sangatlah penting untuk mendorong program-program PEN di sektor pariwisata,” ujar Airlangga dalam keterangan resminya, Rabu, 17 Februari 2021.

Dia menuturkan, secara bersamaan pemerintah juga mempersiapkan lima destinasi pariwisata super prioritas atau DPSP dan mendorong lima kawasan ekonomi khusus atau KEK kepariwisataan, dalam rang masih untuk tujuan saya, yakni menggeliatkan kembali perekonomian.

BACA JUGA:  Babinsa Koramil 02/Lembang Jaya, Ajak Pedagang Pasar Tradisional Terapkan 3M

Baca: 20 Desember, Ustaz Abdul Somad Bakal Hadir di Payakumbuh

“Perlu ada shifting (peralihan) target wisatawan ke wisatawan nusantara atau domestik yang diperkirakan sebesar 50-55 juta orang,” imbuhnya.

Dalam keterangan pers itu, Airlangga Hartanto juga menuturkan, cara lain untuk mempercepat geliat di sektor terkait, Airlangga melanjutkan dengan memprioritaskan vaksin covid-19 kepada pelaku di sektor pariwisata.

Sebelumnya, Plh Sekdaprov Riau Masrul Kasmy mengatakan, pola hibah sektor pariwisata bisa dimanfaatkan untuk menunjang infrastruktur kepariwisataan di Riau.

Dia menyebut, Pemprov Riau akan mengupayakan optimalisasi pembangunan infrastruktur kepariwisataan di daerah dengan memanfaatkan sumber dana hibah sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional.

“Salah satunya yang mungkin bisa dimanfaatkan, ya PEN, untuk menunjang perbaikan infrastruktur, terutama di daerah-daerah,” kata Masrul Kasmy.

BACA JUGA:  Nadiem Disebut ‘Lempar’ Beban ke Daerah Soal Kebijakan Sekolah Tatap Muka

Menurutnya, pemanfaatan sumber anggaran tersebut juga perlu dilakukan secara fokus dan terarah. Misalnya khusus untuk perbaikan infrastruktur sektor kepariwisataan.

Fokus ini, menurut dia, atas dasar pertimbangan dampak yang akan ditimbulkan. Dengan baiknya kondisi infrastruktur jalan sebagai urat nadi sektor pariwisata, maka sektor lain yang berkaitan dengan itu juga akan terangkat.

Meski demikian, Masrul Kasmy meminta agar inisiatornya tetap dari pemerintah kabupaten/kota. Mengingat daerah lah yang lebih memahami situasi dan kondisi masing-masing apa yang dibutuhkan.

“Makanya kami mendorong ini ke kabupaten. Inisiasinya harus dari kabupaten kerena mereka yang mengetahui kondisi kepariwisataan di daerah mereka masing-masing. Seperti di Rokan Hilir, itu berpotensi untuk dikembangkan,” jelasnya. (bpc2)

Berita Terkini

Sabtu, 27 Februari 2021 15:36

Pemain Belakang Barca Dituding Pakai Identitas Kewarganegaraan Palsu

Byron Castillo, dicurigai pakai kewarganegaraan palsu.

Sabtu, 27 Februari 2021 14:31

Buntut Kasus Pembunuhan Khashoggi, Inggris didesak ‘Stop Jual Senjata ke Saudi’

Inggris dan sekutu utamanya harus bergabung dengan AS dalam menjatuhkan sanksi pada bin Salman.

Sabtu, 27 Februari 2021 14:01

Cantik-Cantik Ditangkap Polisi, Remaja Ini Diciduk Saat Edarkan Ekstasi

Dua remaja putri dengan inisial AY (15) dan IG (17), salah satunya masih berstatus pelajar

Sabtu, 27 Februari 2021 13:37

Minuman Segar dengan Nama Unik dari Riau, Laksamana Mengamuk

Berbahan dasar buah mangga kuini, santan, serta gula, minuman es Laksamana Mengamuk sangat memanjakan dahaga

Sabtu, 27 Februari 2021 12:51

Ini Jenis ATM BNI yang Akan Diblokir Per Mei 2021

Penggantian kartu debit berbasis strip magnetik menjadi cip sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia

Sabtu, 27 Februari 2021 12:30

Dipecat dari Demokrat, Darmizal: Inilah Wajah SBY Sebenarnya, Anti Kritik, Tak Demokratis

Darmizal dipecat bersama dengan lima politisi senior Demokrat lainnya.

Sabtu, 27 Februari 2021 11:49

Orang Indonesia Sangat Suka Belanja Online Walau Internet Paling Lelet

Posisi Indonesia diikuti oleh Inggris dengan 85,5%. Lalu ada Thailand 83,6%, Malaysia 82,9%, dan Jerman 81,6%.

Sabtu, 27 Februari 2021 11:22

Umar Bin Khattab Itu Keras Menentang Minuman Keras

Umar tak segan-segan untuk menghukum

Sabtu, 27 Februari 2021 11:11

Nurdin Abdullah Mengaku Dijemput KPK Sedang Tidur

Nurdin Abdullah diduga terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

Sabtu, 27 Februari 2021 10:30

Walikota Dumai Sebut Swasta Wajib Ikut Tanggung Jawab Atas Penanganan Karhutla

“Perusahaan-perusahaan nanti juga akan kami undang.”