• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kota-kota Ini Destinasi Wisata Paling Berbahaya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
30 Januari 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, Di mana destinasi wisata paling berbahaya? Jangan terlalu jauh berpikir tentang mendaki Gunung Everest di Nepal atau menyusuri Sungai Amazon di Amerika Selatan. Menurut Kementerian Luar Negeri Inggris, destinasi wisata paling berbahaya justru ada di Bangkok.

Ibukota Thailand itu ternyata menjadi lokasi dengan jumlah komplain medis tertinggi dari wisatawan Inggris. Saking parahnya kasus medis tersebut, wisatawan bahkan harus berurusan dengan pihak Kementerian Luar Negeri agar bisa dievakuasi pulang.

Tahun 2014, Kementerian Luar Negeri Inggris merilis Bangkok sebagai tujuan yang paling ditakuti oleh warga Inggris. Di Bangkok, sebanyak 84.000 warga Inggris berurusan dengan Konsulat. Komplain terbanyak meliputi bantuan medis dan penyakit serta penangkapan dan barang hilang.

Destinasi berbahaya lainnya adalah Paris, Prancis serta Malaga, Spanyol. Ada sekitar 8.000 kasus warga Inggris memerlukan bantuan konsulat Inggris ketika berlibur di Paris dan Malaga. Sekitar 50 kasus narkoba tercatat di Malaga.

Kota lain yang juga dianggap berbahaya adalah Meksiko. Juli lalu, sebanyak 150 warga Inggris terlibat kasus narkoba di Meksiko.

Untuk itu, Pemerintah Inggris menganjurkan para wisatawan internasional, terutama yang berasal dari Inggris, untuk lebih waspada. “Banyak kasus kekerasan, perampokan dan penipuan terjadi karena kurangnya kewaspadaan saat berlibur,” tulis Kementerian Luar Negeri Inggris dalam sebuah pernyataan resmi, dilansir Daily Mail. (one/Viva)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik
Teknologi

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

...

Read moreDetails
Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

Next Post

Flek Hitam, Masalah Kulit Terseram Bagi Perempuan Indonesia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.