• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Benarkah Sinyal HP Pengaruhi Kinerja Pesawat Terbang?

Tim Redaksi by Tim Redaksi
28 Desember 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Di negeri kita sendiri telah diatur peraturan yang melarang penggunaan ponsel di dalam pesawat terbang. Mengapa dilarang?

di dalam UU No.1 Tahun 2009 pasal 54 huruf f disebutkan bahwa penumpang pesawat terbang yang mengoperasikan peralatan elektronik selama dalam penerbangan sehingga mengganggu peralatan navigasi pesawat akan dikenakan sanksi pidana paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp200juta.

Lain dari peraturan tersebut, ada hal yang jauh lebih mengancam, yaitu korban juwa alias kematian. Terganggunya sistem pesawat saat sedang mengudara tentunya bisa memicu kecelakaan pesawat sehingga ujung-ujungnya pesawat hilang kontak dan yang paling parah adalah ketika pesawat jatuh. Tentunya korban kecelakaan tidak hanya seorang penumpang saja, tetapi seluruh penumpang.

Sebenarnya, dampak penggunan saat mengaktifkan ponsel dalam pesawat terbang sangatlah kecil, dengan catatan hanya sebuah ponsel saja yang aktif.

Dilansir dari um.ac.id, menurut Alvin Lie, seorang pemerhati penerbangan, gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh sebuah ponsel masuk dalam skala mikro. Namun hal ini akan berbeda jika ada banyak ponsel yang aktif secara bersamaan.

Sinyal dari gelombang elektromagnetik akan terakumulasi menjadi cukup besar. Sebuah ponsel terutama bekerja ekstra saat sedang tidak ada sinyal dan saat sedang menerima panggilan atau SMS.

Pada saat itu, ponsel akan lebih aktif mencari dengan memancarkan gelombang agar tersambung.

Menurut Alvin, di dalam pesawat setelah posisi tinggal landas otomatis tidak ada sinyal provider karena faktor ketinggian. Hal ini disebabkan BTS pemancar operator seluler memancarkan ke bawah, bukan ke atas. Buktinya, kita akan lebih sulit mendapatkan sinyal ponsel saat berada di atas gedung yang tinggi daripada di bagian bawah.

Jika ponsel masih aktif dalam pesawat maka sesuai paparan Alvin sebelumnya, ponsel akan semakin aktif mencari sinyal operator. Jika banyak ponsel yang aktif, gelombang elektromagnetik yang dipancarkan akan semakin banyak dan kumulatif sinyal akan besar.

Di sisi lain, seluruh bodi pesawat diisi dengan kabel yang fungsinya adalah media penyalur sinyal. Tentunya sinyal ponsel tadi dapat menmpengaruhi kualitas komunikasi karena pesawat berkomunikasi dengan stasiun pemantau di darat menggunakan sinyal radio meskipun frekuensinya berbeda.

Jika kebetulan ada kabel yang “bocor” dan sebagainya itu akan berpengaruh. Demikian juga untuk navigasi pesawat mengandalkan gelombang radio sehingga rawan terpengaruh oleh radiasi elektromagnetik dari ponsel yang menyala bersamaan tersebut. Jika satu saja ponsel yang aktif mungkin masih tidak berbahaya, namun ceritanya akan lain jika banyak ponsel yang dihidupkan.

Hingga saat ini, belum ada bukti empirik bahwa sinyal ponsel dapat menyebabkan kecelakaan sehingga sampai saat ini masih menjadi perdepatan. Namun secara tidak langsung, sinyal ponsel dapat mengganggu kelancaran komunikasi penerbangan dan mengganggu keselamatan penumpang. Ponsel cukup berpengaruh terhadap keselamatan penerbangan karena berpotensi mengganggu komunikasi dan navigasi. Hanya pesawat yang dirancang dan dilengkapi perangkat khusus saja yang bisa meredam bahaya sinyal ponsel ini.

Lepas dari semua itu, sebagian maskapai penerbangan belum yakin bahwa sinyal ponsel dapat mempengaruhi sistem navigasi. Namun beberapa otoritas penerbangan tetap melarang penggunaan ponsel dan radio di udara. Jadi, bagaimana Anda menyikapinya, apakah tetap berponsel di pesawat dengan risiko radiasi elektromagnetik di atas ataukah bersabar dan menaati peraturan di atas? Semua kembali kepada Anda.
 

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

PMI Kampar Bagikan 400 Paket Bantuan Banjir

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.