BERTUAHPOS.COM- Motorola memperkenalkan Signature 27, smartphone dengan layar OLED dua lapis, kamera periskop 200 MP, serta sensor khusus untuk mendeteksi gerakan. Perangkat ini juga akan menjadi smartphone Motorola pertama yang mendukung GrapheneOS.
Salah satu teknologi utama Signature 27 adalah layar Extreme AMOLED Duo berukuran 6,8 inci dengan teknologi Tandem OLED. Motorola menyatakan bahwa rancangan tersebut meningkatkan efisiensi energi hingga 34% dan memperpanjang masa pakai panel hingga 121% dibandingkan layar AMOLED biasa.
Layar beresolusi 2772 × 1272 piksel ini mendukung refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Motorola mengklaim kecerahan layar penuh mencapai 3000 nit, sementara kecerahan puncaknya sebesar 12.000 nit ketika area terang hanya mencakup sekitar 1% dari layar. Nilai puncak tersebut bukan gambaran tingkat kecerahan seluruh panel dalam penggunaan sehari-hari. Panel ini juga mendukung Dolby Vision, kalibrasi warna Pantone Validated, dan perlindungan Gorilla Glass Ceramic 3.
Menurut informasi di situs Motorola US, Signature 27 menggunakan prosesor 2 nm Qualcomm Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Panas perangkat dikelola oleh sistem pendingin berlapis ArcticMesh.
Pilihan konfigurasi memori mencakup RAM LPDDR5X 12 atau 16 GB serta penyimpanan UFS 4.1 sebesar 256 atau 512 GB.
Sistem kamera belakangnya terdiri atas tiga kamera:
1. Kamera utama 50 MP menggunakan sensor Sony LYTIA L910 dengan format optik 1/1,28 inci dan ukuran piksel 1,22 μm. Kamera ini dilengkapi dukungan LOFIC, apertur f/1,6, serta stabilisasi optik.
2. Kamera ultra-wide 50 MP memiliki sensor berformat 1/2,76 inci, apertur f/2,0, dan sudut pandang 122°. Kamera tersebut juga dapat mengambil foto makro dari jarak 2,5 cm.
3. Kamera periskop 200 MP memakai sensor berformat 1/1,56 inci dan apertur f/2,6, dengan zoom optik tiga kali. Dalam mode Super Zoom Pro, pembesaran dapat mencapai 100×. Untuk rentang pembesaran 20× hingga 100×, kamera memanfaatkan AI generatif; karena itu, tingkat pembesaran tersebut bukan zoom optik.
Perangkat ini turut dilengkapi EVS Action Sensor, yang merekam perubahan intensitas cahaya pada tingkat piksel secara terpisah dari kamera utama. Saat digunakan bersama mode Action Shot, sensor itu membantu menentukan pengaturan yang sesuai untuk memotret objek bergerak.
Motorola menyebut fitur tersebut dapat mengurangi keburaman, termasuk dalam kondisi cahaya rendah. Kamera depan 50 MP memiliki sensor berformat 1/2,75 inci, apertur f/1,9, fokus otomatis, serta kemampuan merekam video 4K. Kamera utama mampu merekam video 8K dan video gerak lambat 4K pada 120 fps. Perangkat ini juga mendukung Dolby Vision dan pemrosesan video dengan Video Enhancement Engine.
Baterai silikon-karbonnya memiliki kapasitas tipikal 7000 mAh dan kapasitas nominal 6790 mAh. Versi yang dipasarkan di Jerman menjadi pengecualian, dengan kapasitas tipikal 5500 mAh dan nominal 5350 mAh.
Signature 27 mendukung pengisian daya kabel cepat 90 W, pengisian daya nirkabel 50 W, serta pengisian daya balik. Dengan pengisi daya yang kompatibel dan Charge Boost aktif, pengisian nirkabel dari 0 hingga 100% dapat memakan waktu hingga 80 menit.
Bodinya memiliki sertifikasi ketahanan air dan debu IP68, IP69, serta IP69K, dan telah diuji berdasarkan prosedur tertentu dalam MIL-STD-810H. Bingkainya terbuat dari aluminium, sedangkan bagian kamera menggunakan keramik dan aluminium sikat. Speaker stereo perangkat ini disetel bersama Bang & Olufsen. Dimensinya 162,01 × 77,04 × 7,99 mm dengan bobot 227 gram.
Konektivitas yang didukung meliputi 5G, Wi-Fi 8, Bluetooth 7, NFC, nano-SIM, dan eSIM. Perangkat ini memiliki port USB Type-C 3.2 dan pemindai sidik jari ultrasonik di dalam layar. Untuk navigasi, tersedia GPS, GLONASS, Galileo, BeiDou, QZSS, dan NavIC.
Sebagai smartphone Motorola pertama yang mendukung GrapheneOS, Signature 27 akan menawarkan sistem operasi yang berfokus pada keamanan. Perangkat ini dikembangkan bersama GrapheneOS Foundation dan mendukung ARM Memory Tagging Extension. Fitur tersebut menggunakan penandaan memori berbasis perangkat keras untuk membantu mendeteksi beberapa kesalahan akses memori dan menyulitkan pemanfaatannya dalam serangan. Namun, teknologi ini tidak menjamin perlindungan terhadap semua jenis peretasan.
Smartphone ini akan diluncurkan dengan Android 17. Motorola menyatakan bahwa informasi mengenai proses pemasangan dan jadwal ketersediaan GrapheneOS akan diumumkan kemudian. Perusahaan belum mengumumkan adanya opsi untuk berpindah antar-sistem dengan sekali klik.
GrapheneOS tidak menyertakan layanan Google secara bawaan. Meski demikian, pengguna dapat memasang layanan tersebut sebagai aplikasi biasa tanpa hak istimewa sistem. Motorola menjanjikan tujuh pembaruan besar Android dan pembaruan keamanan hingga tujuh tahun sejak peluncuran global. Google Gemini dan Motorola Qira juga diumumkan, tetapi ketersediaan fitur AI akan bergantung pada negara, bahasa, dan pembaruan perangkat lunak.
Pemesanan awal Motorola Signature 27 di AS dibuka pada 19 November 2026, lalu penjualan dimulai pada 26 November. Harga awal smartphone ini adalah $1599. Tersedia dua pilihan tampilan: Pantone Coal Smoke berwarna abu-abu gelap dengan tekstur anyaman, serta Pantone Capulet Olive berwarna hijau dengan lapisan menyerupai kain.






