• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Google Earth Bisa Prediksi dan Cegah Sebaran Infeksi Penyakit

Tim Redaksi by Tim Redaksi
15 September 2014
105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM – Teknologi pencarian dan pengawasan berpotensi digunakan untuk mencegah penyebaran infeksi penyakit berbahaya misalnya malaria. 
 
Hal ini dilakukan peneliti Universitas California San Francisco (UCSF) yang memanfaatkan Google Earth untuk mencegah peluasan penyakit tertentu. 
 
Melansir Singularityhub, Senin 15 September 2014, peneliti yang tergabung dalam Kelompok Kesehatan Global UCSF menciptakan platfrom pemetaan prediksi online yang dapat memprediksi di wilayah mana kemungkinan penyebaran penyakit berikutnya. 
 
Begitu sebuah penyakit teridentifikasi, para pekerja kesehatan lokal akan langsung mengunggah kejadian saat itu juga kejadian penyakit serta memberitahukan data lokasi pasien yang terdampak. 
 
Data unggahan itu akan dikombinasikan dengan pelacakan satelit real-time cuaca dan kondisi lingkungan. Tak hanya di situ saja, data juga dikolaborasikan dengan data historis 40 tahunan dengan mesin Google Earth.
 
Deteksi prediktif itu memungkinkan lembaga atau institusi agar efisien melangkah pencegahan ke lokasi tertentu daripada harus repot untuk upaya yang berlebian luas dan mahal. 
 
“Dengan peta ini, petugas kesehatan akan tahu persis di mana menargetkan sumber daya mereka yang terbatas,” ujar pembantu profesor Kelompok Kesehatan Global UCSF,Hugh Sturrock.
 
Platfrom prediktif itu akan membantu peneliti dan petugas kesehatan memfokuskan pada hubungan antara variabel iklim, tingkat vegetasi, curah hujan, pengenalan penyakit. 
 
Rebecca Mooore, Kepala Outreach Google Earth, mengatakan platfrom itu membantu organisasi nirlaba dalam memanfaatkan peta prediktif. 
 
“Kami memiliki skala besar daya teknologi komputasi yang bila dipandu dengan cara yang benar, akan membuat terbobosan,” jelas Moore. 
 
Alat prediktif ini akan diujicoba pertama kali di negara kecil Afrika bagian selatan, Swaziland, negara yang berupaya menghilangkan jumlah kasus malaria yang mencapai 74 persen sejak 2000. Alat ini juga memungkinkan digunakan pada pasein penyakit Ebola. 
 
Sebelumnya pada 2007 dan 2011 silam, Google Earth telah mengadopsi pelacakan penyakit flu yang berhasil dengan menggelar Google SuperMap.
 
Para ahli di UCSF meyakini jika negara memberikan pendanaan yang tepat, maka suatu negara bisa menghilangkan malaria hanya dalam dua dekade dengan platfrom itu. 
 
Untuk mengembangkan platform pemetaaan prediktif, telah terkumpul dana. Belum lama ini UCSF dilaporkan bakal menerima US$100 ribu setara Rp1,1 miliar dari program Google(viva)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging
Teknologi

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging

...

Read moreDetails
Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Next Post

Penghitungan subsidi setrum listrik akan diubah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.