• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Makrifat Burung Surga (4) : Terjerat Membaca Istighfar

Tim Redaksi by Tim Redaksi
22 Mei 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Tangis kesedihan burung Delamukan itu ternyata didengar Sang Maha Pencipta, Maha Mendengar dan Maha Welas Asih. Tanda-tandanya, kelelawar yang selama ini tak pernah terbang di atas pohon ini, malam itu melayang-layang melintas di atas pohon wudi. Kelelawar itu membawa buah pohon beringin, seperti biasa yang ia lakukan setiap malam.

Sambil terbang, buah pohon beringin itu dijatuhkan ke bawah. Buah itu memenuhi pohon Wudi yang dijadikan rumah burung-burung Bayan itu. Dan tak lama kemudian, buah beringin itu tumbuh subur. Batangnya menjalar melingkari pohon Wudi sampai mencapai puncak. Sedang akar-akarnya menjulur ke bawah hingga menyentuh tanah.

Baca: Burung Surga (3) : Dizalimi Mengadu Sang Pencipta

Pohon Wudi yang semula tak bisa dijangkau manusia itu kini terbuka untuk siapa saja. Pohon beringin berikut akarnya telah menghilangkan keterpencilan sarang burung Bayan di atas pohon Wudi. Dan siapa saja yang menginginkan, dengan gampang merengkuhnya.

Suatu hari datanglah tukang pikat burung, namanya Ki Mesakat. Sudah cukup lama Ki Mesakat ini mencari pohon yang menjadi tempat tinggal burung-burung. Dan, kini ia mendapatkan pohon Wudi yang menjadi sarang serombongan burung Bayan.

Baca: Makrifat Burung Surga (2) : Ki Delamukan Mengusik Bayan

Melihat banyaknya burung di atas pohon Wudi, Ki Mesakat pun gembira. Ia segera memanjat pohon itu, ketika semua burung Bayan sedang pergi mencari makan. Pemikat burung ini mulai bekerja. Ia melumuri semua cabang pohon itu dengan perekat. Setelah itu, sekitar pukul setengah empat sore, Ki Mesaket pun turun dari pohon. Ia menunggu hasil kerjanya. Ia akan kembali ke pohon Wudi, nanti ketika hari sudah menjelang malam.

Sejam kemudian, rombongan burung Bayan mulai berdatangan. Tanpa curiga, burung-burung itu hinggap di cabang-cabang pohon dengan enaknya. Dan sudah bisa diduga, Bayan-Bayan itu pun terperangkap. Kakinya seperti terikat erat di cabang-cabang pohon. Mereka tak bisa bergerak. Tak seekor pun Bayan yang bebas dari pikat Ki Mesakat.

Saat itu terjadi keramaian di pohon ini. Burung-burung Bayan itu berteriak-teriak mengaduh. Mereka merengek meminta pertolongan kepada para burung yang melintas di sekitar pohon Wudi. Burung Bayan itu tak bisa bergerak sedikit pun, dan tak ada pula yang menolongnya. Sang Ratu lalu berkata: “Inilah keadilan Tuhan. Kita telah tertimpa marabahaya. Hati-hatilah. Dan sayapmu supaya dirapatkan ke tubuh agar tidak terkena perekat. Mari kita bersabar, dan terimalah hukuman Tuhan ini karena hukuman ini akibat oleh ulah kita sendiri.

Baca: Makrifat Burung Surga (1) : 99 Burung Bayan Hijrah

Kita selama ini telah salah, terlalu percaya pada kebesaran pohon Wudi. Kita lupa kepada kekuasaan Tuhan. Marilah sekarang kita sama-sama bertobat membaca istighfar meminta ampunan kepada Tuhan Allah.” (jss/bersambung)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Ada Penyelundupan Daging Celeng, Kadisperindag Pekanbaru Ingot: Kita Awasi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.