BERTUAHPOS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya kenaikan jumlah hotspot atau titik panas di Pulau Sumatera pada Kamis 29 Agustus 2024 pagi.
Meskipun Provinsi Riau tetap nihil hotspot, kenaikan signifikan tercatat di wilayah lain dengan total 209 titik panas, meningkat dari 172 titik sebelumnya.
“Total titik panas di Sumatera naik menjadi 209 titik. Sebagian besar tersebar di Sumatera Selatan dengan 104 titik dan Jambi dengan 90 titik. Lampung mencatat sembilan titik, Babel tiga titik, Bengkulu dua titik, dan Sumbar satu titik. Sementara itu, Riau masih nihil hotspot,” kata Prakirawan BMKG Pekanbaru, Deby.
Sebagai respons terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat kebakaran berdasarkan Surat Keputusan nomor: Kpts.293/III/2024 yang diteken oleh Penjabat Gubernur Riau SF Hariyanto. Status ini akan berlangsung hingga akhir November 2024.
Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menambah delapan helikopter untuk water bombing dan patroli guna menangani karhutla di Riau. Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan masih terus dilakukan sebagai upaya mitigasi.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Riau dapat berjalan efektif dan mengurangi risiko kebakaran di masa mendatang.









