BERTUAHPOS.COM — Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengapresiasi kinerja Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah (OPD) DPRD Riau. Berkat kolaborasi Pansus OPD, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Riau tahun 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan.
Hal ini disampaikan Plt Gubernur Riau kepada Bertuahpos, saat ditemui di Gedung Daerah Provinsi Riau, Kamis, 23 April 2026. “Kemarin waktu paripurna di dewan, kami juga sudah menyampaikan hal serupa. Pemprov Riau sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena sudah menunjukkan hasil yang cukup signifikan,” ujarnya.
Dia menyebut, kenaikan PAD Riau terjadi terutama pada sektor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Hasil pendapatan Riau hingga Maret 2026 jauh berbeda dibanding periode yang sama tahun lalu. Ada lonjakan pendapatan yang cukup mencolok dari beberapa sektor unggulan.
“Alhamdulillah, ini karena Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah berkolaborasi dengan Forkopimda dan Aparat Penegak Hukum. Insya Allah, APBD tahun ini jauh berubah,” ujar SF Hariyanto.
Ia merinci, kenaikan pendapatan terjadi pada sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Kedua sektor ini mencatat pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
“Mudah-mudahan tidak ada halangan, kenaikan ini dari Pajak Kendaraan Bermotor yang naik secara signifikan. Begitu juga dari PBBKB,” ungkapnya.
SF Hariyanto juga menyebut, saat ini sudah banyak wajib pajak baru yang mendaftar, sebagian besar berhasil dijaring melalui kerja Pansus. Hal ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan pendapatan daerah ke depan.
“Pak Ketua Pansus Abdullah dan timnya luar biasa kerja samanya. InsyaAllah apa yang kita harapkan ke depan, Riau akan berubah,” katanya.
SF Hariyanto pun sudah meminta Sekda agar pendapatan daerah tahun ini minimal bisa menyentuh angka Rp10 triliun. Ia menegaskan masih banyak potensi pendapatan Riau yang belum tergarap secara maksimal.
Sebelumnya, Ketua Pansus OPD DPRD Riau Abdullah menegaskan, peningkatan PAD Riau tahun 2026 merupakan hasil nyata dari kerja kolektif lintas sektor. Capaian ini tidak lepas dari sinergi antara Pansus OPD, pemerintah daerah, Aparat Penegak Hukum, serta Forkopimda.
“Kami di Pansus hanya menjalankan fungsi pengawasan dan mendorong optimalisasi pendapatan. Hasil yang dicapai hari ini merupakan buah dari kerja sama semua pihak,” ujar Abdullah. (Adv)









