• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemprov Riau Dikritik Karena Minim Libatkan Akademisi dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Kritik ini mencuat seiring upaya Riau mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, ekonomi kreatif, hingga pengelolaan sumber daya alam. Menurut para tokoh dan akademisi, pemerintah seharusnya membuka ruang dialog yang lebih luas dan inklusif dengan dunia kampus.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 Juli 2025
Pembangunan daerah

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Pemprov Riau dikritik oleh tokoh masyarakat dan akademisi karena dianggap tidak melibatkan peran kampus dalam perencanaan pembangunan daerah. Padahal banyak kampus di Riau memiliki sumber daya mumpuni dan telah menghasilkan berbagai penelitian yang relevan untuk pembangunan daerah.

Kritik ini, salah satunya datang dari Tokoh Masyarakat Riau, Wan Abu bakar. Menurutnya, Pemprov Riau masih belum optimal melibatkan para akademisi dalam menyusun rencana pembangunan daerah.

“Botak kepala itu para rektor dan profesor, mereka sudah banyak melakukan penelitian. Tapi tak pernah dipakai, Pak Gubernur,” ujar Wan Abu Bakar dalam sebuah forum terbuka.

Ia menyebut beberapa akademisi, termasuk mantan rektor, telah melakukan riset mendalam tentang berbagai persoalan daerah seperti kemiskinan, keberlanjutan lingkungan, hingga potensi ekonomi. Namun sayangnya, semua itu hanya sebatas penelitian. Dengan kata lain tidak pernah digunakan untuk menunjang program pembangunan daerah.

“Riau ini punya banyak kampus bagus, tapi seolah jadi penonton. Pemerintah mestinya menggandeng mereka sebagai mitra strategis, bukan sekadar pelengkap,” ujar Wan Abu Bakar.

Hal senada juga disampaikan oleh akademisi Universitas Islam Riau (UIR), Mardianto Manan. Ia menyayangkan minimnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi di Riau. Padahal, kata Mardianto, kolaborasi tersebut sangat penting untuk menghadirkan kebijakan yang berbasis data dan kajian ilmiah.

“Selama ini, kampus hampir tidak pernah dilibatkan secara serius. Padahal kami punya banyak hasil penelitian yang bisa dijadikan dasar dalam perencanaan pembangunan,” ujarnya.

Mardianto menambahkan, perguruan tinggi tidak hanya memiliki sumber daya manusia berkompeten, tetapi juga fasilitas dan metode ilmiah yang bisa menunjang perumusan solusi atas berbagai masalah yang dihadapi daerah.

Kritik ini mencuat seiring upaya Riau mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, ekonomi kreatif, hingga pengelolaan sumber daya alam. Menurut para tokoh dan akademisi, pemerintah seharusnya membuka ruang dialog yang lebih luas dan inklusif dengan dunia kampus.

Dengan keterlibatan aktif akademisi, perencanaan pembangunan diharapkan menjadi lebih terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks di masa depan.

Para pengamat menilai, sudah saatnya Pemprov Riau menyusun kebijakan yang melibatkan perguruan tinggi sebagai bagian dari ekosistem pembangunan daerah. Tidak hanya dalam tahap perencanaan, tetapi juga dalam pelaksanaan, evaluasi, hingga pengawasan program pembangunan.***


Simak informasi lainnya tentang isu Riau

Tags: akademisiriau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Next Post
Harga CPO Melemah, Tekanan Datang dari Turunnya Permintaan Tiongkok dan Ekspektasi Produksi Lambat

Harga CPO Melemah, Tekanan Datang dari Turunnya Permintaan Tiongkok dan Ekspektasi Produksi Lambat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.