BERTUAHPOS — Sindiran yang dilontarkan mantan Gubernur Riau, Syamsuar, kepada Bupati Siak saat ini, Afni Zulkifli, cukup mencuri perhatian sebab Afni seringkali melontarkan narasi-narasi keluhan di sosial medianya.
“Kurangi bekicau sikit bu,” kata Syamsuar saat acara silaturahmi dan konsolidasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Siak pada Selasa, 6 Januari 2025.
Syamsuar menganggap dirinya punya alasan yang kuat untuk melontarkan kalimat sindiran itu, sebab tidak semua masyarakat dapat memaklumi narasi keluhan tersebut. Justru, yang ditakutkan dapat menimbulkan keresahan baru.
Dia menyebut, keluhan yang terlalu sering disampaikan justru dapat memunculkan kesan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak sedang tidak baik-baik saja. Padahal, tekanan fiskal dan persoalan anggaran saat ini juga dialami hampir semua daerah di Indonesia.
Syamsuar menegaskan bahwa kondisi defisit anggaran menjadi tantangan nasional. Karena itu, pemerintah daerah diminta tetap fokus bekerja, memprioritaskan program penting, dan menjaga stabilitas psikologis masyarakat.
“Sekarang ini, kalau kita bicara anggaran, hampir semua daerah defisit. Jadi pandai-pandailah dengan uang yang sedikit itu. Yang penting itu kerja sama. Jangan kerja sendiri. Ini sudah menjadi tantangan kita bersama. Pilih program yang prioritas untuk dikerjakan agar janji kampanye dapat dilaksanakan,” katanya.
Dia juga mengingatkan pentingnya kerja sama seluruh pihak agar program pembangunan tetap berjalan, meski ruang fiskal terbatas. Pemerintah daerah diminta memanfaatkan anggaran yang tersedia secara efektif.
Menanggapi sindiran tersebut, Afni Zulkifli menyatakan tidak mempermasalahkannya. Ia bahkan menyebut kritik seperti itu diperlukan untuk memperbaiki kinerja pemerintahannya. “Justru kami butuh kritik yang lebih keras,” katanya di kesempatan yang sama.
Bagi Afni, Syamsuar adalah sosok yang ia hormati dan banyak memberi masukan terkait tata kelola pemerintahan. “Pak Syam, Pak Arwin, Bang Irving itu orang tua dan abang-abang saya. Saya banyak belajar dari nasehat-nasehat mereka,” ungkapnya.
Afni mengakui kondisi anggaran Kabupaten Siak memang berat dan sejalan dengan apa yang disampaikan Syamsuar. Namun ia menegaskan tetap optimistis menjalankan roda pemerintahan dan program prioritas bagi masyarakat.***









