• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kadispora Riau Bidik Pendapatan dari Venue Olahraga hingga Rp1 Miliar di 2025, Realisasi 2024 Lampaui Target

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 Maret 2025
Kadispora Riau Bidik Pendapatan dari Venue Olahraga hingga Rp1 Miliar di 2025, Realisasi 2024 Lampaui Target

Kadispora Riau Bidik Pendapatan dari Venue Olahraga hingga Rp1 Miliar di 2025, Realisasi 2024 Lampaui Target

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pendapatan daerah dari pengelolaan venue olahraga milik Pemprov Riau tahun 2024 melampaui target yang ditetapkan. Tahun 2025, Pemprov Riau memasang target pendapatan hingga Rp1 miliar.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau, Erisman Yahya, mengatakan, sepanjang 2024 realisasi pendapatan dari venue olahraga itu mencapai Rp1,5 miliar, atau melampaui target awal sebesar Rp700 juta.

“Tahun ini kami menargetkan Rp1 miliar dari seluruh venue olahraga di Riau,”ujar Erisman kepada Bertuahpos, Selasa, 4 Maret 2025.

Dia mengklaim, meningkatnya pendapatan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat dan berbagai pihak dalam memanfaatkan fasilitas olahraga yang dikelola pemerintah.

Adapun beberapa venue penyumbang realisasi terbesar, yakni Stadion Kaharuddin Nasution. Stadion ini tidak hanya digunakan untuk kegiatan olahraga, tapi juga sering dijadikan sebagai tempat acara hiburan.

Selain itu, Gelanggang Remaja, GOR Tribuana, dan venue atletik. Erisman menyebut, venue tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap pemasukan daerah.

“Kalau Stadion Utama Riau ada kontribusinya, tapi tidak sebesar venue tadi,” ujarnya.

Menurut Erisman, hal ini disebabkan oleh harga sewa yang relatif mahal. Sementara kondisi fasilitas yang ada kurang memadai, karena memang tidak pernah ada renovasi sejak 2012 lalu.

Saat ini, perawatan stadion hanya sebatas kebersihan dan keamanan. Sementara banyak fasilitas yang mengalami kerusakan. Kendala ini membuat penyewaan stadion kurang diminati dibandingkan venue lainnya yang lebih terjangkau dan memiliki fasilitas lebih baik.

Untuk tahun 2025, Dispora Riau berencana meningkatkan pendapatan dari venue olahraga hingga 2 kali lipat dari target tahun ini. Upaya ini akan dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan seluruh fasilitas yang ada, termasuk perbaikan dan peningkatan layanan di beberapa venue strategis.

“Akan kita upayakan agar pendapatan dari venue bisa meningkat signifikan. Semua venue akan kita optimalkan, tidak hanya yang sudah memberikan kontribusi besar, tapi juga yang masih berpotensi dikembangkan,” kata Erisman.

Dengan adanya perda retribusi yang mengatur tarif penyewaan venue, Erisman optimistis dapat terus meningkatkan pemasukan daerah dari sektor olahraga. Selain itu, perbaikan fasilitas diharapkan bisa menarik lebih banyak peminat, baik dari dalam maupun luar daerah.***

Tags: ekonomipemerintahan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup
Ekonomi

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

...

Read moreDetails
APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Next Post
Hutan tanaman industri (HTI) Acacia crassicarpa hasil kloning pertama di dunia milik APRIL Group. (Dok. APRIL Group)

Teknologi Kultur Jaringan APRIL Group Terobosan untuk Hutan Berkelanjutan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.