• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gubri: Tak Bisa Bedakan Mana Warga Kampar dan Pekanbaru, Kalau Dibiarkan Menjangkitkan Semua

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
22 April 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan perkembangan kasus COVID-19 di Riau kini kian mengkhawatirkan. Masalah ini tidak mungkin bisa teratasi jika masyarakat tidak peduli dengan himbauan pemerintah.

“Virus corona semakin hari semakin berkembang. Sekarang, semakin susah kita membedakan orang yang positif dan tidak. Ada orang yang kelihatannya biasa-biasa saja, padahal sudah positif. Lalu dia berkomunikasi, berinteraksi dengan orang lain. Bagi yang lemah imunnya akan sakit,” katanya, Rabu 22 April 2020 di Pekanbaru.

Syamsuar menekankan, kepada warga yang berada di wilayah zona merah COVID-19 sebaiknya patuh dengan himbauan pemerintah, minimal selama PSBB diberlakukan. Termasuk mendorong kepada Bupati/Walikota daerah lain di Riau agar segera memberlakukan PSBB.

Dia menyontohkan, ada banyak warga Kampar yang bekerja di Pekanbaru. Sebaliknya juga banyak warga Pekanbaru, yang tinggal di Kampar. Kondisi ini, kata dia, bisa dilihat di wilayah-wilayah perbatasan, antara Pekanbaru-Kampar, Pekanbaru-Siak dan Pekanbaru-Pelalawan. Sedangkan Kampar dan Pekanbaru untuk saat ini, berstatus sebagai daerah transmisi COVID-19.

“Kita tak bisa membedakan mana yang Pekanbaru dan mana warga Kampar. Kalau ini kita biarkan, menjangkitkan semuanya,” katanya.

Pemerintah daerah setakat ini masih terus mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi ketentuan yang sudah diberlakukan, terutama warga-warga di daerah yang sudah memberlakukan PSBB. (adv)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Ini Tanggapan KLHK Saat Satwa Liar Banyak Dijadikan Konten Medsos

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.