BERTUAHPOS — Gubernur Riau Abdul Wahid mendesak pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi agar sesegera mungkin merealisasikan pembangunan jalur rel kereta api angkutan batubara untuk rute Dumai – Inhu (Indragiri Hulu).
Hal ini disampaikannya langsung saat bertemu dengan Menteri Investasi Rosan Roeslani di Jakarta belum lama ini. “Secara perencanaan sudah rampung, tinggal kita eksekusi saja,” kata Abdul Wahid di Pekanbaru, Senin, 3 Mei 2025.
Menurut Wahid, proyek rel kereta api batubara, tersebut merupakan solusi jangka panjang dalam mengatasi masalah infrastruktur jalan yang rusak parah di Inhu — yang selama ini kerap menjadi hambatan bagi kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dengan mengangkut barang lewat kereta api, diharapkan tidak lagi terjadi over dimension over loading (ODOL),” ujarnya.
Dia menyebut, bahwa sebagian besar kerusakan jalan di Riau disebabkan oleh kendaraan ODOL yang membawa muatan berlebih, terutama batubara dan hasil industri lainnya.
Kehadiran rel kereta api ini diyakini akan menjadi solusi efisien sekaligus ramah lingkungan, serta mengurangi beban biaya perbaikan infrastruktur jalan yang terus berulang.
Proyek rel kereta batubara Dumai – Inhu juga dinilai strategis untuk mendukung pertumbuhan sektor logistik dan investasi di Provinsi Riau.
Selain meningkatkan efisiensi transportasi, infrastruktur ini diharapkan mampu menarik lebih banyak investor untuk menanamkan modal di wilayah yang dilalui jalur kereta.
“Kita ingin pembangunan ini berjalan cepat, karena ini bukan hanya soal transportasi, tapi juga menyangkut konektivitas antarwilayah yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat,” tambah Wahid.***








