Ada Kekeliruan Mendefinisikan New Normal

Minggu, 31 Mei 2020 10:32
Ada Kekeliruan Mendefinisikan New Normal

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi mengatakan bahwa beberapa kondisi kabupaten/Kota dilaporkan ada kesalahpahaman terkait New Normal dari Pemerintah Pusat.

Indra Yovi menyampaikan, pihaknya melihat ternyata ada beberapa komponen masyarakat yang merasakan kalau New Normal itu berarti kembali seperti sebelum Covid-19 itu suatu hal yang keliru. “Jadi New Normal yang didengung-dengungkan pemerintah kita harus lebih lebih lagi meningkatkan kewaspadaan,” ungkap dr Indra Yovi.

Advertisement

Dia menambahkan, menerapkan kedisiplinan melakukan suatu hal yang bertanggung jawab terhadap protokol-protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah “Para ahli terkait kesehatan dan saya berulang-ulang menyampaikan protokol kesehatan itu tidaklah rumit tidaklah susah,” ungkapnya.

Kepada masyarakat, agar tetap aman saat new normal cukup mematuhi protokol kesehatan dengan cara sesering mungkin mencuci tangan, pakai masker saat keluar rumah dan hindari kerumunan. “Sesimpel itu,” ujarnya. “Kalau tidak juga disiplin jangan salahkan orang lain kalau Anda bawa virus pulang kerumah.” 

Baca: Pekanbaru Masih Rekor Kasus Covid-19 di Riau, Jumlahnya Sudah 1.297 Kasus

(bpc3)