Tersendat Administrasi, Realisasi MBR Baru 20 Persen

Selasa, 16 September 2014 16:13
BERTUAHPOS.COM,PEKANBARU –  Tahun ini REI Riau targetkan 40.000 ribu rumah untuk masyarakat berpengasilan rendah (MBR) di seluruh Riau. Namun hingga semester kedua tahun 2014 pencapaian baru di angka 20 persen. Lambatnya pencapaian ini dikarenakan sulitnya administrasi yang harus dipenuhi oleh MBR.
 
Dikatakan Plt Ketua REI DPD Riau Nursyafri kepada bertuahpos.com, “Kami terus bejuang untuk merumahkan masyarakat miskin agar mereka memiliki rumah sendiri. Pemerintah dan developer dalam hal ini punya peran penting untuk membantu masyarakat miskin. Jadi tidak hanya mengejar keuntungan tetapi juga ibadah,” jelasnya.
 
Karena itu REI mengajak semua pihak untuk duduk bersama agar permasalahan selesai. Mengingat pencapaian target yang masih jauh, yakni baru 20 persen.
 
Perumahan MBR ini perlu diperhatikan dengan serius dikerenakan pembeli perumahan di Riau masih dominan dari masyarakat berpenghasilan rendah.
 
“Perbandingannya satu masyarakat yang mampu tiga masyarakat MBR. Kasihan jika masyarakat yang jumlahnya lebih besar ini tidak mempunyai kepastian tempat tinggal artinya masih kontrak. Padahal lebih baik membayar cicilan rumah dari pada hanya bayar kontrak,” jelasnya.
 
Saat ini harga tertingi rumah MBR dibandrol di harga Rp105 juta. Namun sedang diupayakan untuk mendapat subsidi dari pemerintah . Misalnya diberikan subsidi DP 10 persen. (yogi)
 
 

Berita Terkini

Senin, 01 Juni 2020 21:11

Kapolres Solok Sambangi Pelosok Nagari Antarkan Sembako

BERTUAHPOS.COM, SOLOK KOTA – Kapolres Solok Kota AKBP Fery Suwandi, .S I.K kembali menyerahkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di wilayah hukumnya. Kali ini,…

Senin, 01 Juni 2020 19:20

Koalisi Arab Cegat Dua Drone Houthi

#INTERNASIONAL

Senin, 01 Juni 2020 17:35

Jangan Pernah Melalaikan Ibadah Kepada Allah

#ISLAMPEDIA

Senin, 01 Juni 2020 16:47

Besok Menag Umumkan Kepastian Haji

#ISLAMPEDIA

Senin, 01 Juni 2020 15:54

Mendagri: Pilkada Percepat Penanganan Covid-19

#PILKADA