Negara Ini Jadi Sarangnya Investor Properti Dunia

Rabu, 08 Januari 2014 14:50

BERTUAHPOS.COM, New York : Sebuah survei terbaru yang diluncurkan Association of Foreign Investors in Real Estate mendaulat Amerika Serikat (AS) sebagai negara pendominasi investor real estate. Meski London berada di peringkat pertama sebagai lokasi tujuan para investor asing, tetapi empat posisi berikutnya diisi kota-kota asal AS.
Artinya, seperti mengutip laman CNBC, Rabu (8/1/2014), para investor properti global ramai-ramai mendatangi AS dan menikmati pasar perumahan mewah di negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut. Asosiasi investor properti asing terbut menyebutkan, AS merupakan negara yang aman dan stabil untuk investasi di sektor real estate.

Selain itu, berinvestasi di sektor properti AS dapat memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan bagi para pelakunya. AS juga merupakan pasar perumahan dengan peringkat tertinggi dalam hal kemudahan permodalan dan prospek pembeliannya di masa depan.

Tingginya jumlah investasi perumahan di Houston menunjukkan bahwa para investor mulai melirik kota lain di AS selain New York dan San Fransisco untuk sejumlah kesepakatan pembelian baru.

“Peningkatan minat anggota kami untuk kota-kota besar lain selain New York, Washington, dan San Francisco menunjukkan banyaknya peluang investasi tambahan bagi para investor asing,” ungkap CEO Association of Foreign Investors in Real Estate James E. Fetgatter.

Baca: Perumahan Villa Gardenia Pekanbaru Diskon Rp 15 juta

Sementara itu, sebagian besar investor yang membenamkan modalnya di sektor perumahaan AS rata-rata berasal dari keluarga kaya. Sayangnya, survei dari asosiasi tersebut tidak menelusuri jumlah kekayaan rumah tangga setiap pembelinya.

Tak heran dalam surveinya, investasi terbesar sepanjang 2013 berasal dari properti industri disusul perkantoran, ritel dan properti hunian.
Sementara data terbaru dari National Association of Realtors menunjukkan para pembeli asing meningkatkan pembelian rumahnya di AS hingga mencapai US$ 68,2 miliar. Angka tersebut setara dengan 7% dari total pasar perumahaan AS. (Sis/Ndw/liputan6.com)