BERTUAHPOS — DPP Partai Golkar menunda pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Riau ke XI. Meski demikian, Ketua Steering Committee (SC), Ikhsan, memastikan tetap melaporkan hasil kerja mereka kepada DPD I Golkar Riau selaku pemberi mandat.
Ikhsan menyebut, langkah itu diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban selaku SC yang sudah diberi mandat untuk melaksanakan Musda Golkar meskipun menjelang hari H dibatalkan. Laporan pertanggungjawaban akan diteruskan oleh DPD I ke DPP Golkar untuk mendapatkan arahan lebih lanjut mengenai langkah selanjutnya pasca-penundaan Musda.
Adapun sejumlah nama yang telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua Golkar Riau antara lain Ridwan GP, Afrizal Sintong, Yulisman, Karmila Sari, SF Hariyanto, dan Helmi Yazid. Dari jumlah tersebut, empat nama telah mengembalikan formulir, yakni Ridwan GP, Afrizal Sintong, Karmila Sari, dan Helmi Yazid.
Sementara itu, dua nama lainnya — SF Hariyanto dan Yulisman — belum menyerahkan formulir pendaftaran. Sedangkan SF Hariyanto, diketahui baru mengambil formulir dua jam menjelang penutupan pendaftaran pada pukul 18.00 WIB.
“Nanti nama-nama ini akan kita buatkan berita acara. Selanjutnya DPD I akan melaporkannya ke DPP untuk meminta arahan langkah berikutnya,” jelas Ikhsan.
Terkait status pendaftaran setelah adanya surat penundaan dari DPP, Ikhsan belum dapat memastikan apakah data tersebut tetap berlaku atau akan diulang. Pihaknya masih menunggu arahan dari DPP melalui DPD. “Bagi kami, SC telah menjalankan tugas sesuai juklak yang ada. Selanjutnya kami menunggu petunjuk,” tambahnya.***









