• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Istana Enggan Komentari Isu Kudeta Demokrat

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 Februari 2021
105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Istana membenarkan sudah menerima kiriman surat dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudoyono atau AHY, terkait isu kudeta Ketum partai itu. Namun pihak istana menyatakan keengganan untuk menjawab surat itu.

“Karena itu (isi surat) berkaitan dengan urusan internal partai,” kata Menteri Sekretaris Negara Patikno dalam keterangan persnya yang disiarkan melalui Kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, 4 Februari 2021.

“Kami sudah menerima surat itu, dan kami rasa kami tidak perlu menjawab surat tersebut karena itu perihal dinamika internal partai, itu adalah perihal rumah tanggal internal Partai Demokrat, yang semuanya sudah diatur di dalam AD/ART,” ujarnya.

Surat itu, langsung disampaikan AHY ke istana melalui Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya. “Kami sudah menerima surat dari Pak AHY yang ditujukan kepada Bapak Presiden, diantar langsung oleh Pak Sekjen Partai Demokrat,” ujar Pratikno.

Surat AHY dikirimkan ke Presiden Jokowi untuk mendapatkan klarifikasi soal isu ‘kudeta’ ketum. Nama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko masuk dalam pusaran isu ini, dan ia sudah membantahnya. Moeldoko juga tidak tahu perihal surat AHY.

“Ya tadi itu artikan sendiri tadilah. Orang ngopi-ngopi kok lapor Presiden, yang nggak-nggak aja. Itu sajalah kira-kira. Clear kan, ya,” ujar Moeldoko saat konferensi pers di kediamannya, Jalan Terusan Lembang, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari detikcom.

Sebelumnya, AHY mendapat info gerakan ini didukung oleh sejumlah menteri dan pejabat penting di lingkaran Jokowi. Dia ingin mencari konfirmasi soal hal itu. “Tentunya kami tidak mudah percaya dan tepat mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam permasalahan ini,” ungkap putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini. (bpc2)

Tags: demokratisu kudetapartai politik
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Harapan AHY Setelah MK Putuskan PHPU
Politik

Ini Harapan AHY Setelah MK Putuskan PHPU

...

Read moreDetails
Cak Imin AHY SBY

Apa Nggak Mau Ketemu Demokrat, Cak Imin ke AHY: Itu Takdir

Rizki JP Poliang mundur

Rizki JP Poliang Ungkap Alasannya Mundur dari Golkar dan Bakal Maju Caleg dari Demokrat

Mundur Dari Partai Golkar, Rizki JP Poliang Bergabung di Demokrat

Pertemuan Surya Paloh dengan AHY

PKS Legowo Soal Keputusan Surya Paloh, “Tak Ada yang Lebih Penting dari Negara”

NasDem, Demokrat dan PKS Deklarasi Koalisi 10 November   

Next Post
pulau rupat

Isu Sensitif hingga Penjualan Pulau Kecil Terluar, Ini Strategi KKP

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.