Enam Anggota DPRD Riau Maju di Pilkada, Tiga Diantaranya Unsur Pimpinan

Kamis, 27 Agustus 2020 13:07
Enam Anggota DPRD Riau Maju di Pilkada, Tiga Diantaranya Unsur Pimpinan

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pilkada tahun 2020 ini, ada enam orang anggota DPRD Riau yang maju sebagai calon kepala daerah. Tiga orang diantaranya adalah unsur pimpinan.

Pertama, ada Indra Gunawan Eet. Dia adalah Ketua DPRD Riau dari fraksi Golkar. Eet maju di Pilkada Bengkalis, berpasangan dengan Syamsu Dalimunte, anggota DPRD Bengkalis fraksi PKS.

Advertisement

Pasangan Eet-Syamsu didukung oleh Golkar dan Perindo.

Kedua, ada nama Asri Auzar, yang merupakan Wakil Ketua DPRD Riau dari fraksi Demokrat. Asri maju di Pilkada Rohil, berpasangan dengan Fuad, politisi Golkar.

Baca: Soal Pjs Kepala Daerah, Gubri: Tentulah Pejabat yang Punya Kemampuan

Pasangan Asri-Fuad didukung oleh Golkar dan Demokrat.

Ketiga, ada Zukri, Wakil Ketua DPRD Riau dari fraksi PDIP. Zukri maju di pilkada Pelalawan, berpasangan dengan Nasarudin, politisi partai Golkar yang juga Ketua DPRD Pelalawan periode 2014-2019.

Pasangan Zukri-Nasarudin didukung oleh partai PDIP, PKB, dan PPP.

Dengan majunya tiga unsur pimpinan ini, praktis yang tersisa hanya wakil ketua dari fraksi Gerindra, Hardianto.

Kemudian, anggota DPRD Riau keempat yang maju pilkada tahun ini adalah Husni Thamrin, dari fraksi Gerindra. Husni Thamrin akan berpasangan dengan Tengku Edy Sabli, mantan Ketua KPU Riau 2009-2014.

Pasangan Husni-Tengku didukung oleh partai Gerindra dan Demokrat.

Kelima, ada nama anggota fraksi PAN, Komperensi, yang akan maju di Kuantan Singingi (Kuansing). Komperensi akan menjadi wakil dari Halim, wakil bupati saat ini.

Pasangan Halim-Komperensi didukung oleh PDIP dan PAN.

Terakhir, ada nama Muhammad Adil, anggota DPRD Riau fraksi PKB. Adil akan maju di Pilkada Kepulauan Meranti, berpasangan dengan Asmar, yang merupakan pensiunan kepolisian.

Pasangan Adil-Asmar didukung oleh PDIP dan PKB.

Menurut Undang-undang (UU) Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin mencalonkan diri wajib mengundurkan diri dari jabatannya saat ini.

Dengan demikian, nantinya akan ada kekosongan tujuh kursi di DPRD Riau, tiga diantaranya adalah unsur pimpinan. Satu kursi lainnya ditinggalkan anggota fraksi Demokrat, Noviwaldy Jusman yang meninggal dunia. (bpc4)