• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

DPR Tersinggung, Komisioner KPU Banyak Tak Hadir saat Rapat di Senayan, Hasyim Asy’ari: yang Lain Sedang…

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 Juni 2024
DPR Tersinggung, Komisioner KPU Banyak Tak Hadir saat Rapat di Senayan, Hasyim Asy'ari
106
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari menjelaskan alasan mengapa hanya 3 dari 7 komisioner KPU yang hadir dalam rapat dengan Komisi II DPR.

Menurut Hasyim, para komisioner lainnya sedang menghadiri sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perselisihan hasil pemilu.

“Kami dari KPU tujuh orang anggota, tapi yang hadir tiga orang, yang lain sedang ada sidang putusan MK. Dalam sidang MK, KPU adalah pihak tergugat atau termohon, maka kami harus berbagi tugas untuk itu,” ujar Hasyim di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 10 Juni 2024.

Hasyim menambahkan bahwa beberapa komisioner KPU lainnya sedang mempersiapkan penindaklanjutan putusan MK yang dikabulkan.

“Ada batasan waktu di dalam putusan-putusan itu. Sekian hari harus sudah selesai sejak dibacakan, jadi kami berbagi tugas untuk menghadiri kegiatan yang bersamaan dan sama-sama pentingnya,” jelasnya.

Anggota Komisi II DPR, Guspardi Gaus, menyoroti kehadiran yang minim dari komisioner KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) tersebut.

Ia merasa tersinggung dan berpendapat bahwa kedua lembaga penyelenggara pemilu tersebut seolah menyepelekan pembahasan evaluasi anggaran.

“Kondisinya pada hari ini terkesan seolah-olah KPU dan Bawaslu menyepelekan RDP yang berkaitan dengan pembahasan dan evaluasi anggaran,” tegas Guspardi saat rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.

Guspardi mengeluhkan bahwa dari tujuh komisioner KPU, hanya tiga yang hadir. Lebih mengecewakan lagi, Bawaslu hanya diwakili oleh ketuanya, Rahmat Bagja.

“Saya lihat dari tujuh komisioner KPU hanya tiga orang yang hadir. Jangan kita beranggapan bahwa setelah selesai pemilu, pertanggungjawaban keuangan tidak penting. Lebih tragis lagi, Bawaslu hanya diwakili oleh ketuanya saja. Ini memiriskan. Kita harus saling menghargai,” pungkas Guspardi.

Dengan demikian, rapat yang seharusnya membahas evaluasi anggaran pasca pemilu ini berlangsung dengan kehadiran minimal dari pihak KPU dan Bawaslu, menimbulkan kekhawatiran mengenai pentingnya penghargaan terhadap proses evaluasi anggaran di parlemen.***

Tags: Berita politikKPUnasional
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma
Nasional

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

...

Read moreDetails
Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Next Post
5 Pemain Liga 1 Bakal Ikut Latihan Perdana PSPS Pekanbaru

Aji Santoso Resmi Latih PSPS Riau di Liga 2 Indonesia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.