• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gaji hingga Fasilitas untuk Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Disetop?

Fraksi NasDem DPR RI minta gaji, tunjangan, dan fasilitas Ahmad Sahroni serta Nafa Urbach disetop usai penonaktifan. Keputusan akhir akan ditentukan Mahkamah Partai.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 September 2025
Gaji hingga Fasilitas untuk Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Disetop?

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach.

146
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Fraksi Partai NasDem DPR RI meminta agar gaji, tunjangan, hingga fasilitas yang diterima Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dihentikan sementara. Permintaan itu disampaikan menyusul penonaktifan keduanya sebagai anggota DPR RI.

Ketua Fraksi Partai NasDem, Viktor Bungtilu Laiskodat, menegaskan langkah ini merupakan bagian dari penegakan mekanisme dan integritas partai. Menurutnya, status nonaktif yang disandang Sahroni dan Nafa harus diikuti dengan penghentian hak-hak yang selama ini melekat sebagai anggota dewan.

“Fraksi Partai NasDem DPR RI meminta penghentian sementara gaji, tunjangan, dan seluruh fasilitas bagi yang bersangkutan, yang kini berstatus nonaktif, sebagai bagian dari penegakan mekanisme dan integritas partai,” kata Viktor dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Viktor menjelaskan, penonaktifan kedua kader tersebut kini tengah diproses lebih lanjut oleh Mahkamah Partai NasDem. Putusan yang akan diambil nantinya bersifat final dan mengikat, sehingga menjadi dasar kelanjutan status Sahroni dan Nafa di parlemen.

Menurutnya, setiap keputusan yang diambil fraksi tidak hanya mencerminkan sikap tegas partai, tetapi juga komitmen menjaga kepercayaan publik. NasDem, kata Viktor, berupaya memastikan mekanisme internal dijalankan secara transparan dan akuntabel.

“Seluruh langkah yang diambil Fraksi Partai NasDem adalah bagian dari komitmen agar partai tetap konsisten menjaga integritas dan akuntabilitas di hadapan rakyat,” tegas Viktor.

Ia menambahkan, penghentian sementara gaji dan fasilitas bagi anggota yang berstatus nonaktif merupakan mekanisme yang wajar dalam menjaga disiplin organisasi. Dengan begitu, partai memastikan tidak ada celah penyalahgunaan kewenangan maupun ketidakjelasan status.

Fraksi NasDem juga berharap langkah ini menjadi preseden agar seluruh kader partai, baik di legislatif maupun eksekutif, tetap mematuhi aturan organisasi. “Kami ingin memberi pesan jelas bahwa setiap kader harus siap menerima konsekuensi dari mekanisme partai,” kata Viktor.

Di sisi lain, proses di Mahkamah Partai akan menjadi penentu nasib politik Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach ke depan. Fraksi NasDem menegaskan akan tunduk dan patuh terhadap hasil keputusan yang nantinya dikeluarkan.

Dengan sikap tegas ini, Viktor menilai partainya semakin konsisten menegakkan prinsip transparansi dan integritas politik. “Kami ingin memastikan keadilan ditegakkan, mekanisme berjalan, dan kepercayaan rakyat tetap terjaga,” ujarnya.***

Tags: nasionalPolitik
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma
Nasional

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

...

Read moreDetails
Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Next Post
Nasdem Dukung Presiden Prabowo Usut Dugaan Makar di Balik Demonstrasi

Nasdem Dukung Presiden Prabowo Usut Dugaan Makar di Balik Demonstrasi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.