• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Merasa Difitnah Soal Pengrusakan Spanduk Demokrat, PDIP Akan Laporkan SBY ke Polisi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
15 Desember 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), malam ini, Sabtu 15 Desember 2018 akan melaporkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau. 

PDIP merasa dirugikan dengan pernyataan SBY yang dianggap menuding pihak PDIP terkait pengrusakan baliho SBY. Hal ini diungkapkan oleh politisi PDIP, Kapitra Ampera, pada Sabtu, 15 Desember 2018.

“Kami akan melaporkan SBY ke Polisi. Karena kami sudah dituding  baik langsung maupun tidak langsung. Kami merasa dirugikan. Kami akan laporkan sebagai pencemaran atas partai kami dan ketenangan masyarakat,” ungkap Kapitra Ampera.

Dia mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki masalah apa pun dengan pihak SBY maupun dengan Partai Demokrat. 

“Tidak punya persmlaah apa pun dengan pihak SBY. Kami tidak menganggap ada permasalahan apa pun dengan pihak SBY,” tambahnya.

Sebelumnya, seorang pria berisi HS, diamankan oleh aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru,karena diduga terlibat dalam pengerusakan spanduk milik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Sabtu 15 Desember 2018 mengatakan, saat ini HS tengah menjalani pemeriksaan di Mapolresta Pekanbaru. “Laporan diterima Resta Pekanbaru. Sementara satu orang diduga pelaku masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik,” ungkapnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono ketika pada Sabru, 15 Desember 2015 tengah berada di Kota Pekanbaru untuk menghadiri sejumlah agenda partai. Dalam kunjungannya, sejumlah spanduk yang terdapat foto Presiden Republik Indonesia keenam tersebut dirusak.

Demokrat menyamakan perusakan baliho dan benderanya sama seperti kejadian Jepang menyerang Amerika di Hawaii. Karena serangan Jepang tersebut, Amerika yang sebelumnya tak ikut dalam Perang Dunia II kemudian terjun langsung dalam perang tersebut. Akibatnya, Jepang kemudian mengalami kekalahan hebat.

“Pak SBY bilang begini, dulu waktu Perang Dunia II, Amerika tak ikut langsung. Namun, ketika kapal mereka ditenggelamkan di Hawaii, Amerika kemudian melibatkan diri. Akibatnya, ya, Jepang kalah. Nah, silahkan diartikan sendiri,” kata kader Demokrat yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malaranggeng kepada bertuahpos.com, Sabtu 15 Desember 2018.

“Kejadian ini akan membuat konsolidasi Demokrat semakin kuat. Pak SBY sudah menegaskan bahwa beliau bukan kompetitor pak Jokowi. Yang bersaing ini pak Jokowi dan pak Prabowo. Tapi kalau kemudian partai Demokrat dizalimi seperti ini, tentu kami bereaksi,” tambah dia.

Sebelumnya, Sejumlah spanduk partai Demokrat yang ada di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru dirusak oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Hal ini terjadi ketika SBY dan Jokowi sama-sama mengunjungi Pekanbaru.

Dari pengamatan bertuahpos.com dilapangan, beberapa bendera dan spanduk lainnya masih tegak berdiri. Hanya spanduk dan bendera Demokrat yang dirusak OTK tersebut.

Ketua Umum Demokrat, SBY akhirnya memerintahkan agar semua spanduk dan bendera Demokrat yang ada di Pekanbaru diturunkan. Menurut SBY, lebih baik mereka mengalah daripada spanduk dan bendera mereka jadi korban perusakan.

“Saya perintahkan kepada sekjen (Hinca Pandjaitan), pemimpin Demokrat di Riau dan Pekanbaru, semua atribut, ucapan selamat datang atas kunjungan saya ke Riau, dan bendera Demokrat diturunkan,” kata Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dilanjutkan SBY, penurunan bendera ini adalah langkah Demokrat untuk mengalah, daripada bendera dan balihonya dirusak.

“Lebih baik kita mengalah dan diturunkan daripada kita menyaksikan bendera kita, baliho-baliho yang tidak bersalah dirobek,” sambung dia. (bpc11)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Jokowi Akui Basis Suara di Riau Masih Kalah dari Prabowo

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.