• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hari Ini Sidang Praperadilan SP3 Perusahaan Pembakar Lahan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
10 Juli 2017
103
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Meski sebelumnya gugatan praperadilan Walhi Riau terhadap Polda Riau terkait SP3 kebakaran lahan PT Sumatera Riang Lestari kandas di Pengadilan Negeri Pekanbaru, ternyata tidak menyurutkan Walhi Riau untuk terus melakukan perlawanan terhadap SP3 Polda Riau terhadap 15 perusahaan di Riau yabg diduga membakar lahan. Hari ini, Senin (10/7/2017), sidang praperadilan SP3 perusahaan pembakar lahan dilaksanakan, di PN Pekanbaru
 
Saat ini, Walhi Riau kembali mengajukan gugatan praperadilan terhadap SP3 Polda Riau ke Pengadilan Negeri Pekanbaru. Kali ini gugatan diajukan terhadap Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kebakaran lahan yangvdiduga dilakukan PT Riau Jaya Utama (PT RJU), P. Perawang Sukses Perkara Indonesia (PT. PSPI), dan PT Rimba Lazuardi (PT RL).
 
 Permohonan gugatan praoeradilan ini telah didaftarkan WALHI Riau melalui kuasa hukumnya, Rabu lalu.
 
”Pengajuan praperadilan ini merupakan bentuk komitmen yang WALHI sampaikan pada 23 November 2016 lalu, dimana saat itu secara tegas kami nyatakan tidak akan berhenti berupaya membuka kembali penghentian penyidikan terhadap 15 korporasi yang dilakukan Polda Riau. Selain itu, permohonan kali ini akan menjadi momentum perang melawan asap agar tidak terulang di Riau. Penegakan hukum terhadap korporasi yang melakukan kejahatan lingkungan menjadi salah satu upaya kuat untuk mencegah agar kebakaran hutan dan lahan gambut yang menyebabkan kabut asap tidak terjadi lagi. WALHI percaya, bahwa dengan memutus rantai impunitas terhadap kejahatan korporasi, menjadi bagian penting mengatasi masalah struktural lingkungan hidup di Indonesia,” tegas Riko Kurniawan, Direktur WALHI Riau dalam rilisnya.
 
Terkait dengan praperadilan ini, Pengadilan Negeri Pekanbaru telah menjadwalkan sidang perdana yang akan dilangsungkan pada Senin, 10 Juli 2017.
 
“Kami Tim Kuasa Hukum WALHI Riau sudah mempersiapkan diri lebih matang dari permohonan praperadilan sebelumnya. Alasan Polda Riau menghentikan penyidikan dengan dalil tidak cukup alat bukti akan kami buktikan bahwa hal tersebut sama sekali tidak berdasar. Selain itu, terdapat cacat prosedur dan pengenyampingan bukti yang telah dilakukan oleh penyidik,” ujar Even Sembiring, Manajer Kajian Kebijakan Eksekutif Nasional WALHI, yang juga salah seorang Tim Kuasa Hukum.
 
Sementara itu, Aditia Bagus Santoso, Direktur LBH Pekanbaru sekaligus kuasa hukum dalam gugatan ini menambahkan bahwa alasan penghentian penyidikan ini terkesan mengada-ada dan dipaksakan.
 
“Ketiga korporasi dan 12 lainnya yang terlibat perkara kebakaran hutan dan lahan yang perkaranya dihentikan oleh Polda Riau pada periode periode April sampai dengan Juni 2016 ini sebenarnya telah memenuhi unsur tindak pidana, khususnya terkait unsur kelalaian menjaga areal konsesinya yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup dan kabut asap yang sangat luar biasa pada 2015 lalu,” jelasnya.
 
Guna memastikan proses peradilan berlangsung dengan sesuai dengan prosedur dan berujung pada pemuliaan keadilan bagi lingkungan hidup dan kemanusiaan, Riko menyebutkan, proses persidangan praperadilan ini menjadi penting bagi masyarakat Riau.
 
“Permohonan praperadilan WALHI ini harus kita kawal bersama, karena perjuangan membuka penghentian penyidikan perkara kebakaran hutan dan lahan, akan menjadi momentum penting memenangkan hak dasar warga negara atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana yang termaktub dalam Konstitusi,” sampainya.
 
Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Nur Hidayati juga menegaskan, bahwa dorongan membuka kembali perkara praperadilan ini dilakukan WALHI, dengan meminta Negara agar melakukan penguatan substansi prinsip strict liability sebagaimana yang diatur dalam UU 32/2009, agar dapat digunakan dalam penegakan hukum pidana lingkungan.
 
“Kebutuhan terhadap sebuah sistem hukum yang benar-benar memahami kejahatan lingkungan yang begitu kompleks, namun di sisi yang lain struktur peradilan kita belum optimal mengadili tindak kejahatan lingkungan hidup, maka WALHI menilai sudah sepatutnya Indonesia memiliki pengadilan khusus lingkungan hidup yang diharapkan dapat mewujudkan keadilan ekologis,” ujar Nur Hidayati.(bpc17)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging
Teknologi

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging

...

Read moreDetails
Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Next Post

Penghargaan Kepada Anak Berprestasi Bagian Wujud Pendidikan Berkarakter

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.