Batok Diduga Tikam Saudara Kembar Akibat Nanas

Minggu, 18 Juni 2017 13:58

BERTUAHPOS.COM (BPC), SIAK – Seorang pelajar Pondok 2 Devisi IV Kp Libo Jaya Kecamatan Kandis Kabupaten Siak, ditemukan sudah bersimbah darah dengan usus keluar akibat luka tusuk di ruang tamu pukul 00.15 WIB, Sabtu (17/06/2017).

Korban diketahui bernama Ramadhan Sinaga langsung dilarikan ke Klinik HMC Simpang Libo Baru Kelurahan Kandis Kota, namun nyawanya tidak bisa tertolong.

Saat dikonfirmasi kapolres Siak AKBP Restika P.Nainggolan melalui Paur Humas Polres Siak Bripka Dedek Prayoga menjelaskan kronologi kejadiannya.

“Korban pertama kali ditemukan Nurhayati Br Nainggolan, ibu kandung korban yang mendengar teriakan dari ruang tamu dan saat itu Nurhayati melihat putranya sudah bersimbah darah dan dibawa ke klinik. Namun sayang nyawanya tidak bisa tertolong,” ujarnya kepada bertuahpos.com, Minggu (18/06/2017).

Baca: Gedung Mahratu dan Bangunan Baru RSUD, Siap Jadi Tempat Pengungsian Korban Kebakaran Cina Town di Siak

Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendapatkan petunjuk pemaparan beberapa saksi yang mengatakan bahwa, pada pukul 19.30 WIB korban bertengkar dengan saudara kembarnya Ramanah Sinaga Als Batok, karena korban memakan nanas milik Batok kemudian di pisahkan oleh warga.

“Pada pukul 19.30 WIB korban bertengkar dengan saudara kembarnya karena korban memakan nanas milik saudara kembarnya. Setelah dilerai warga, saudara kembarnya diantar pulang (TKP) pukul 00.00 WIB. Setelah kejadian tersebut Batok saudara kembarnya sudah tidak ada di tempat hingga saat ini belum diketahui keberadaannya,” tambahnya.

Korban mengalami 1 luka tusukan di bagian perut tepat 5 cm di atas pusat yang mengakibatkan usus keluar. 

“Korban meninggal karena 1 luka tusukan di atas bagian perut yang panjang 5 cm dan saat ini jenazah diserahkan kepada pihak keluarga karena menolak untuk dilakukan otopsi mayat dan saat ini pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan terhadap saudara kembar korban yang hingga kini belum di ketahui keberadaannya,” tutupnya. (bpc13)