BERTUAHPOS.COM — Toyota Land Cruiser Mini resmi diperkenalkan secara global sebagai SUV kompak dengan desain retro tangguh. Kendaraan ini menjadi lini entry-level terbaru keluarga Land Cruiser yang melengkapi seri 300, 250, dan 70.
Model yang sebelumnya dikenal sebagai Toyota Land Cruiser FJ 2026 itu pertama kali tampil sebagai konsep di ajang Japan Mobility Show 2023. Setelah proses pengembangan, Toyota Global meluncurkan versi produksinya pada pertengahan 2026.
SUV kompak ini sempat dipamerkan di Indonesia dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kehadirannya di pameran itu memicu spekulasi bahwa Toyota Indonesia tengah menjajaki pasar untuk model tersebut.
Toyota Land Cruiser Mini digadang-gadang menjadi pesaing langsung Suzuki Jimny karena kemiripan desain dan ukuran. Keduanya mengusung siluet kotak khas kendaraan off-road retro.
Dimensi SUV ini mencapai panjang 4.350 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.880 mm. Ukurannya tidak jauh berbeda dengan Toyota Corolla Cross, tetapi lebih besar dibandingkan Toyota Land Cruiser Prado.
Desain eksteriornya memadukan kesan SUV modern dan off-road klasik. Lampu depan dengan pola “C” memberikan aksen sporty sekaligus futuristik.
Bagian pelek, jendela, spion, bumper depan, dan lekukan kap mesin juga dirancang dengan sentuhan modern. Beberapa elemen tampil mirip kendaraan listrik, meskipun tersedia pula varian hybrid.
Toyota belum memberikan pernyataan resmi terkait pilihan mesin untuk model ini. Dua kemungkinan yang beredar mengarah pada mesin bensin 2.0 liter dari Corolla Cross atau unit hybrid 2.5 liter dari RAV4.
Informasi teknis yang sudah terkonfirmasi menyebutkan dua opsi mesin bensin tiga silinder berkapasitas 1 liter. Versi full listrik turbocharged memiliki tenaga 97 hp atau sekitar 98 PS.
Konsumsi bahan bakar model reguler berada pada kisaran 9,1 km hingga 13,1 km per liter. Namun, belum ada data resmi mengenai efisiensi untuk varian mini, listrik, maupun hybrid.
Untuk pasar Jepang, Toyota Land Cruiser Mini diperkirakan dibanderol antara 3 hingga 3,8 juta yen. Rentang harga itu setara dengan Rp311 juta hingga Rp394 juta.
Hingga kini belum ada kepastian apakah harga tersebut akan dipertahankan saat model masuk ke Indonesia. Keputusan Toyota Indonesia masih ditunggu untuk memastikan ketersediaan unit di pasar domestik.









